'Sulit diterima': Pochettino bersedih menyaksikan Spurs berjuang hindari degradasi
Spurs berada di peringkat 18 klasemen dengan 34 poin dan tinggal empat laga tersisa sementara mereka mati-matian berusaha lepas dari zona merah di bawah asuhan pelatih Roberto De Zerbi.
Pochettino yang menukangi Tottenham selama lima tahun membawa tim ke final Liga Champions tahun 2019 sebelum akhirnya pergi beberapa bulan kemudian menyampaikan pandangannya soal kemungkinan timnya terdegradasi yang berpotensi meruntuhkan klub.
"Itu benar-benar menyedihkan. Saya sangat menyukai Tottenham dan itu akan selalu menjadi bagian penting dalam hidup saya," kata Pochettino dalam podcast Stick to Football milik The Overlap.
"Itu sangat menyedihkan sebab saya paham betapa deritanya orang-orang di dalam klub maupun para pendukung. Sungguh sulit untuk diterima."
Tottenham meraih kemenangan pertama di ajang Premier League 2026 pekan lalu lewat hasil ketat 1-0 atas Wolves yang berada di dasar papan bawah namun kemenangan West Ham atas Everton membuat tambahan tiga poin mereka jadi kurang berarti.
Kemenangan tersebut didapat dengan pengorbanan besar karena Xavi Simons mengalami cedera ACL yang kemungkinan besar membuatnya absen di Piala Dunia.
Dominic Solanke pun baru saja mengalami cedera otot paha belakang beberapa pekan terakhir sehingga menambah daftar panjang pemain yang cedera di klub yang semakin menyulitkan upaya bertahan musim ini sementara para fans dan Pochettino bersiap menghadapi skenario terburuk.