Cody Gakpo menegaskan Belanda harus mewaspadai Isak yang dalam kondisi prima pada laga vital melawan Swedia
Isak sebelumnya menjalani musim debut yang terhambat cedera di Liverpool, absen di sebagian besar kompetisi setelah bergabung dari Newcastle United. Namun kini ia telah pulih total dan membuka akun gol Piala Dunia saat Swedia membantai Tunisia 5-1.
"Kami sangat gembira dia pulih dan pada akhirnya fit. Ia mencetak beberapa gol dan bermain apik. Tentu saja ia memulai turnamen dengan sangat baik lewat penampilannya," kata Gakpo kepada wartawan.
"Saya rasa semua orang tahu kualitasnya sebagai pemain. Maka dari itu kami harus mengawasinya," tambahnya.
Gakpo menyadari bahwa Belanda harus menang setelah ditahan imbang 2-2 oleh Jepang di pertandingan pertama. Namun ia mengesampingkan adanya tekanan ekstra saat timnya bersiap melawan Swedia yang tengah percaya diri, di mana duo penyerang mereka Isak dan Viktor Gyokeres tampil gemilang saat melawan Tunisia.
"Kami sadar harus menang karena target kami adalah lolos grup. Jelas hasil Swedia sangat baik untuk mereka, namun kami harus memisahkan hal itu dan fokus pada perbaikan diri sendiri," kata pemain berusia 27 tahun itu.
Menurut Gakpo, Belanda akan belajar banyak dari pertandingan pertama melawan pertahanan Jepang yang disiplin, khususnya saat menghadapi situasi sempit.
"Mungkin situasinya serupa, namun komposisi Swedia agak berbeda. Kami akan menganalisisnya besok dan menyusun strategi agar bisa menciptakan banyak peluang," katanya.
Pada Sabtu nanti, Belanda berhadapan dengan Swedia di Houston, sedangkan Tunisia dan Jepang saling berhadapan di Monterrey pada hari yang sama.