Pelatih Arnold Optimistis Meski Irak Kalah dari Norwegia
Erling Haaland dari Norwegia mencetak gol pertama pada menit ke-29, dan meskipun Aymen Hussein sempat menyamakan kedudukan untuk Irak, Haaland kembali membawa timnya unggul sebelum turun minum.
Leo Ostigard menambah keunggulan menjadi tiga gol pada menit ke-76, dan gol bunuh diri Hussein di akhir pertandingan menutup skor akhir.
Irak berpartisipasi di Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 40 tahun, dan Arnold mengaku terkesan dengan penampilan mereka.
"Kami memberikan tekanan yang baik kepada Norwegia," ujarnya. "Tetapi beberapa kesalahan melawan pemain di level ini akan selalu menghukum Anda. Jadi kami harus belajar dari kesalahan kami."
Pelatih asal Australia itu mengatakan gol kedua Norwegia yang berasal dari umpan balik lemah kepada kiper Irak Jalal Hassan menjadi titik balik pertandingan.
"Hal itu mungkin sangat memengaruhi mental para pemain," kata Arnold. "Saya berusaha membangkitkan mereka dan mengatakan bahwa itu masa lalu, dan kami harus melewatinya."
Meski kalah, Arnold mengatakan Irak masih bersaing ketat untuk mencapai babak gugur.
Norwegia memimpin Grup I berdasarkan selisih gol, sementara Prancis juga mengoleksi tiga poin setelah menang 3-1 atas Senegal.
Dengan format Piala Dunia yang diperluas menjadi 48 tim, peringkat ketiga terbaik juga bisa lolos, sehingga Arnold mengatakan tidak ada alasan untuk panik.
"Kami berada di fase grup, ada sembilan poin yang tersedia," ujarnya. "Kami harus mengambil semua hal positif dari pertandingan hari ini dan bersiap untuk laga selanjutnya.
"Masih ada peluang untuk posisi ketiga. Tiga poin seharusnya cukup untuk melaju."
Arnold juga menyoroti kontribusi Hussein yang melewati musim penuh cedera.
"Baginya bisa bertahan selama 90 menit dengan energi yang dimilikinya, tentu mencetak gol adalah hal yang fantastis," katanya.
Menghadapi Prancis selanjutnya, Arnold meminta para pendukung untuk tetap mendukung tim.
"Banggalah pada para pemain," ujarnya. "Terus dukung anak-anak dan tetap bahagia."