Marseille Dikenakan Denda dan Pembatasan Skuad oleh UEFA karena Melanggar Aturan Keuangan
Klub asal Prancis itu termasuk dalam daftar klub yang menjalani kesepakatan penyelesaian dengan Badan Pengawas Keuangan Klub UEFA (CFCB), sehingga mereka harus mencapai target pendapatan yang telah ditentukan.
Daftar A merupakan skuad utama klub dalam kompetisi UEFA. Sementara itu, daftar B berisi para pemain muda akademi. Pelatih dapat memanggil pemain dari daftar B untuk setiap pertandingan secara terpisah.
Klub asal Ligue 1 itu dinyatakan "gagal mematuhi aturan pendapatan sepak bola pada musim 2025/26 (yang mencakup periode pelaporan yang berakhir pada tahun 2023, 2024, dan 2025)," demikian pernyataan UEFA.
Apabila Marseille kembali tidak memenuhi target pendapatan pada musim 2026/27, mereka akan dilarang mengikuti kompetisi Eropa berikutnya yang mereka loloskan dalam tiga tahun ke depan, tambah UEFA.
Marseille didenda enam juta euro (sekitar 6,95 juta dolar AS) dan mendapat hukuman tambahan sebesar empat juta euro karena melanggar "aturan biaya skuad", yang melarang klub mengeluarkan lebih dari 70% total pendapatan sepak bola untuk gaji pemain dan pelatih, biaya transfer, serta biaya agen.
AS Roma juga dikenai denda dua juta euro karena melanggar aturan yang sama.
"AC Milan, AS Monaco, Besiktas, Inter Milan, Paris Saint-Germain, Royal Antwerp, dan Trabzonspor berhasil mencapai target akhir dari kesepakatan penyelesaian... sehingga mereka keluar dari rezim penyelesaian," pungkas UEFA.