Liam Rosenior yakin mendapat dukungan penuh 100 persen dari pemilik Chelsea meski penampilan tim buruk

Liam Rosenior yakin mendapat dukungan penuh 100 persen dari pemilik Chelsea meski penampilan tim buruk

Kekalahan 0-1 di kandang lawan Manchester United pada hari Sabtu telah membuat Chelsea berada di peringkat keenam klasemen dengan 48 poin dan lima laga tersisa. Dengan sejumlah tim mendekati dari belakang, peluang mereka lolos ke Liga Champions musim depan kini terancam serius.

Masalah Chelsea makin runyam akibat kesulitan mencetak gol. Mereka tak mampu membobol gawang lawan dalam empat kekalahan liga terakhir, setara dengan periode terlama sejak 1912.

Selanjutnya mereka akan bertandang ke markas Brighton & Hove Albion yang berada di posisi kesembilan pada hari Selasa.

Saat ditanya apakah pemilik klub masih percaya padanya, Rosenior menjawab tegas.

"100 persen," ujarnya kepada wartawan. "Mereka selalu mendukung saya, dan obrolan harian kami pun menunjukkan hal itu.

"Kami sadar ingin meraih kemenangan sekarang, tapi itu tak bertentangan dengan tujuan sukses konsisten dalam jangka panjang."

Rosenior resmi menjabat pelatih kepala Chelsea sejak Januari dengan kontrak hingga 2032, menyusul kepergian Enzo Maresca dari Italia pada Hari Tahun Baru.

Pria Inggris berusia 41 tahun ini merupakan manajer tetap keempat klub asal West London sejak akuisisi Todd Boehly pada 2022.

"Kami harus menang," tegas Rosenior. "Itulah tuntutan klub ini, dan wajar saja, serta itulah harapan para penggemar. Semua tentang kemenangan di sepak bola, itulah esensinya.

"Tak bisa bicara soal jangka panjang jika tak menjalankan tugas dengan baik dalam jangka pendek. Secara jujur dan hormat, kami tampil buruk di laga laga belakangan, dan itu tanggung jawab saya sebagai pelatih kepala."

Soal cedera, Estevao absen di laga lawan Brighton, sementara penyerang Joao Pedro masih diragukan.

"Joao sudah berlatih hari ini. Kami putuskan kondisinya besok pagi," tambah Rosenior. "Estevao pasti absen besok, dan kami lakukan pemeriksaan tambahan padanya."