EKSKLUSIF: De Boer Akui Belanda Bisa Kesulitan di Piala Dunia Tanpa Striker Kelas

EKSKLUSIF: De Boer Akui Belanda Bisa Kesulitan di Piala Dunia Tanpa Striker Kelas

Flashscore mewawancarai Frank de Boer di Marbella saat turnamen padel bagi mantan pemain sepak bola.

Meski sudah pensiun lama, Anda tetap aktif di dunia olahraga, sering bermain padel, dan keluarga Anda penuh dengan pemain sepak bola, bahkan ada wasit (salah satu menantu, Joey Kooij). Apakah Anda masih antusias mengikuti sepak bola?

Tentu, saya sangat mengikuti, apalagi sekarang ada Piala Dunia, turnamen yang dinantikan semua orang.

Tentu Anda penasaran dengan performa Belanda. Bagaimana menurut Anda tim nasional Anda sekarang?

Kami punya tim yang solid, tapi bukan unggulan utama. Saya rasa kami bisa lolos ke perempat final. Negara lain enggan bertemu kami karena kami bisa tampil fantastis sesekali, namun kami kurang konsisten. Di turnamen sekelas Piala Dunia, tidak boleh ada hari buruk. Mungkin di fase grup masih bisa dimaafkan, tapi setelah itu tidak. Untuk tampil konsisten selama tiga atau empat laga, saya belum melihatnya dari tim Belanda dalam beberapa tahun terakhir.

Apa yang hilang menurut Anda? Mungkin bintang seperti dulu, striker tajam macam Marco van Basten?

Saya setuju. Kami kekurangan striker yang dimiliki negara lain. Spanyol pun juga sering tanpa striker murni. Kami tidak punya tipe Harry Kane. Memphis Depay pemain bagus, tapi bukan striker murni. Dia lebih suka mencari ruang. Pemain lain bisa memanfaatkannya. Penyerang kami berkualitas, tapi penyelesaian akhir tidak setajam Mbappe, Raphinha, atau Kane. Namun yang terpenting adalah bermain sebagai tim. Tim yang juara, pemain yang memenangi laga. Saya yakin kami bisa menjadi tim yang solid.

Berarti Belanda sekarang berbeda dari yang dulu dikenal, ceria, atraktif, menyerang?

Kami punya pemain kreatif seperti Frenkie de Jong dan gelandang berkualitas, tapi di lini depan tidak ada bintang. Virgil van Dijk menjadi bintang di pertahanan. Lini belakang sangat kokoh: Jurrien Timber tampil impresif, Denzel Dumfries dan Micky van de Ven pemain top. Kiper juga bagus. Di lini tengah ada De Jong, Reijnders, Gravenberch. Namun kekhawatiran saya justru di depan.

Lalu bagaimana dengan tim lain?

Menurut saya Prancis, Spanyol, Portugal, Argentina, Brasil, Jerman, dan Inggris adalah tim paling berbahaya. Maroko juga punya tim bagus saat ini.

Itu dia, tim Afrika seperti Maroko mulai menunjukkan kemajuan.

Benar, Senegal juga. Kualitas mereka bagus dan sudah terbukti bisa mengalahkan tim besar. Akan ada kejutan dari tim-tim non-unggulan.

Ketergantungan Spanyol pada Lamine Yamal

Menurut Anda, bagaimana Spanyol?

Spanyol sangat bergantung pada performa Lamine Yamal. Sama seperti kami, mereka tidak punya striker murni. Gaya khas Spanyol menyulitkan lawan, tapi saya tidak melihat mereka sebagai favorit utama saat ini. Kuncinya ada di Lamine kalau dia tampil bagus, Spanyol bisa berbahaya.

Apakah Spanyol begitu bergantung pada Lamine? Saat dia on fire, Spanyol naik level, tapi saat dia off, mereka menurun?

Betul. Seperti yang saya bilang, Belanda kekurangan bintang. Lamine adalah bintang. Tapi dia harus dalam kondisi terbaik untuk bisa membuat perbedaan. Itu kualitasnya.

Sebagai mantan pemain Barcelona, pasti Anda mengikuti musim mereka. Bagaimana pendapat Anda tentang Barca musim ini?

Saya mengikuti mereka dan penampilan mereka sangat memukau. Gaya bermain mereka atraktif, dengan Lamine dan Raphinha. Raphinha memang tidak secemerlang tahun lalu, tapi Pedri luar biasa. Menurut saya, dia salah satu pemain terbaik dunia. Dani Olmo juga berkembang pesat, dan Gavi sudah kembali. Sangat menyenangkan menonton Barca musim ini.

Cara Memenangkan Liga Champions

Banyak yang bilang untuk juara Liga Champions tidak boleh terlalu menyerang seperti gaya Hansi Flick. Apakah Anda setuju?

Tergantung situasi. Jika semua pemain tampil 100%, sistem itu bisa berhasil. Tapi jika satu pemain saja lengah, sangat berbahaya. Setiap pemain harus benar-benar fokus. Sulit bermain dengan garis pertahanan tinggi tanpa konsentrasi penuh. Namun penonton ingin melihat sepak bola atraktif. Itu yang terpenting. Banyak pertandingan 0-0 yang membosankan. Di stadion berkapasitas 100.000, penonton datang untuk terhibur. Barcelona selalu menyajikan permainan menghibur.

Berbicara tentang sepak bola menghibur, di final Liga Champions kita melihat PSG mencoba menguasai bola, sementara Arsenal bertahan. Apakah final itu jadi contoh yang Anda maksud?

Benar. Di sayap, Kvaratskhelia dan Doue biasanya jadi pembeda lewat dribel, tapi Saka selalu membantu pertahanan, begitu juga Trossard. Sulit menciptakan peluang. Gol pertama Arsenal membuat mereka semakin nyaman bertahan. Semifinal sangat menarik, tapi final agak mengecewakan. Pada akhirnya, tim terbaik yang juara.

Kita lihat saja nanti siapa juara Piala Dunia. Anda ingin final Spanyol melawan Belanda?

Tentu saja. Pertandingan ulangan akan menarik.