Crystal Palace Juara UEFA Conference League, Raih Gelar Eropa Perdana
Kemenangan di Leipzig menandai dua tahun spektakuler bagi The Eagles di bawah asuhan Oliver Glasner. Pelatih asal Austria ini membawa Palace meraih trofi besar perdana saat mereka mengalahkan Manchester City di final Piala FA musim lalu, dan kini sukses tersebut diikuti dengan kemenangan di pentas Eropa.
Di sela-sela itu, Palace juga berhasil merebut Community Shield setelah mengalahkan Liverpool lewat adu penalti.
Glasner dipastikan akan meninggalkan klub pada akhir musim setelah kontraknya habis, menyusul laporan tentang ketidakpuasan dan frustrasi di tengah musim terkait aktivitas transfer Palace.
Awalnya Palace dijadwalkan tampil di kompetisi tingkat dua Eropa, Liga Europa. Namun, mereka diturunkan ke Conference League karena melanggar regulasi setelah mantan pemilik bersama John Textor memegang saham di Palace dan Lyon, di mana Lyon juga lolos ke kompetisi yang sama.
Kini mereka akan berpartisipasi di Liga Europa pada musim 2026/27 berkat kemenangan di Conference League ini.
Palace finis di luar delapan besar selama fase liga dan harus memainkan pertandingan tambahan di babak play-off gugur. Dalam perjalanan menuju final, mereka menyingkirkan Zrinjski Mostar, AEK Larnaca, Fiorentina, dan Shakhtar Donetsk.
Bintang Palace, Ismaila Sarr, menjadi pencetak gol terbanyak kompetisi dengan sembilan gol dalam 13 pertandingan, sementara tidak ada rekan setim lain yang mencetak lebih dari dua gol.
Daichi Kamada mencatatkan empat assist, jumlah terbanyak kedua dalam kompetisi ini.