Brighton Hancurkan Chelsea yang Payah untuk Naik ke Posisi Keenam dan Perpanjang Rentetan Kekalahan Blues

Brighton Hancurkan Chelsea yang Payah untuk Naik ke Posisi Keenam dan Perpanjang Rentetan Kekalahan Blues

Performa terbaru Chelsea yang mengecewakan telah membuat mereka kalah dalam empat laga PL berturut-turut tanpa mencetak satu gol pun. Namun di sebagian besar pertandingan itu mereka setidaknya masih kompetitif yang tidak bisa dikatakan untuk babak pertama lawan skuad Brighton yang haus kemenangan.

Burung Camar itu butuh kurang dari dua menit untuk menguji Robert Sanchez saat pemain Spanyol itu mendorong sundulan jarak dekat Kaoru Mitoma melewati mistar gawang dan mereka unggul dari tendangan sudut yang dihasilkan.

Kegagalan Jorrel Hato dalam membersihkan bola secara tidak sengaja mengirimnya ke Ferdi Kadioglu yang tembakannya membentur Wesley Fofana dan masuk ke gawang.

Dengan angin kemenangan kini berhembus untuk Brighton mereka bermain main dengan lawan dan selanjutnya punya banyak peluang lain. Jan Paul van Hecke memaksa Sanchez melakukan penyelamatan dengan ujung jari tak lama sebelum Georginio Rutter menggulung bola melewati tiang gawang.

Hanya Jack Hinshelwood yang tahu bagaimana dia tidak menggandakan keunggulan timnya di pertengahan babak setelah umpan salah Sanchez memungkinkan Yankuba Minteh memberi umpan silang untuk gelandang itu sebelum Trevoh Chalobah membersihkan dari garis gawang.

Menjelang babak pertama usai Chelsea sedikit membaik tapi tidak cukup untuk menghasilkan tembakan tepat sasaran yang sedikit meredakan kemarahan para pendukung yang datang menjauhkan suara ketidakpuasan mereka.

Tamu akhirnya berhasil melakukan tembakan pertama mereka di menit ke-47 saat Romeo Lavia melepaskan bola ke atas.

Tak lama kemudian tugas kembalinya menjadi lebih sulit ketika Brighton melancarkan serangan balik dari serangan Chelsea dan mencetak gol melalui Hinshelwood yang menebus kesalahannya sebelumnya.

Mitoma selanjutnya hampir mencetak gol dengan memukul bola dari tendangan sudut melewati tiang saat Brighton ingin menambah penderitaan Liam Rosenior dan rekan setimnya.

Kadioglu punya dua kesempatan untuk melengkapi brace-nya tapi Sanchez kali ini setara dengan keduanya.

Pada akhirnya ini adalah kemenangan yang sangat nyaman bagi Brighton seperti yang mereka harapkan yang meningkatkan peluang mereka lolos ke Eropa musim depan dan mereka menambahkan kilau ekstra pada skor ketika pengganti Danny Welbeck menyundul bola masuk di masa tambahan waktu.

Mereka pantas mendapat pujian setelah kini memenangkan enam dari delapan laga PL terakhir tapi sorotan sekali lagi tertuju pada Chelsea. Mereka kini kalah lima laga PL beruntun untuk pertama kalinya sejak 1993 dan belum pernah gagal mencetak gol dalam sebanyak itu selama 114 tahun.

Pada Minggu mereka setidaknya punya hiburan dari semifinal Piala FA lawan Leeds United di Wembley tapi apakah Rosenior yang menjadi sasaran nyanyian kasar di babak kedua masih bertanggung jawab tetap harus dilihat.