Bos Swedia Potter Puji Kemitraan Serangan Usai Kemenangan Telak atas Tunisia
Yasin Ayari memulai dan mengakhiri rentetan gol, sementara pemain pengganti Mattias Svanberg juga ikut mencetak angka, namun Isak dan Gyokereslah yang menjadi ancaman utama bagi Tunisia sepanjang pertandingan.
Kedua pemain masing-masing mencetak satu gol dan menciptakan sejumlah peluang lainnya saat Swedia melenggang meraih kemenangan di Grup F.
"Secara individu, tentu mereka adalah pemain top, tapi menurut saya bersama-sama mereka bisa menjadi ancaman nyata," kata Potter dalam konferensi pers. "Saya pikir mereka akan semakin baik seiring seringnya bermain; mereka saling melengkapi dengan sangat baik.
"Saya sangat senang dengan para pemain," tambahnya. "Kami tahu kualitas individu di posisi depan, tapi mereka membutuhkan tim yang berfungsi.
"Kami tidak sempurna; kami tahu itu. Tapi di awal pertandingan saya pikir kami memiliki kendali yang baik."
Pertandingan hari Minggu adalah pertama kalinya Swedia dan Tunisia bertemu di Piala Dunia.
Tunisia tidak kebobolan satu pun gol di babak kualifikasi, tetapi hari Minggu menandai pertandingan kedua berturut-turut mereka kebobolan lima gol setelah kalah 5-0 dari Belgia dalam laga uji coba menjelang turnamen.
Swedia memimpin grup dengan tiga poin setelah Belanda dan Jepang bermain imbang 2-2 lebih awal hari itu. Pertandingan Swedia berikutnya adalah melawan Belanda pada 20 Juni di Houston.
"Kami tahu kami akan bertemu tim top berikutnya dan kami harus siap untuk itu," ujar Potter.