Bos FIFA Yakin Akan Piala Dunia di Meksiko Walau Ada Kekerasan
Bos FIFA Gianni Infantino menyatakan kepada AFP pada hari Selasa bahwa ia merasa "sangat yakin" mengenai penyelenggaraan pertandingan Piala Dunia sepak bola di Meksiko, dalam komentar pertamanya tentang kekerasan yang dipicu oleh pembunuhan pemimpin kartel narkoba.
"Sangat yakin, semuanya baik-baik saja. Ini akan menjadi spektakuler," kata Infantino di kota Barranquilla, Kolombia, dua hari setelah anggota kartel melakukan kerusuhan, termasuk di kota tuan rumah Guadalajara, akibat pembunuhan pemimpin mereka Nemesio "El Mencho" Oseguera oleh militer.
Meksiko menjadi salah satu dari tiga negara tuan rumah untuk Piala Dunia pada 11 Juni hingga 19 Juli, bersama dengan Amerika Serikat dan Kanada.
Seluruh negeri, terutama Guadalajara, diguncang oleh kekerasan yang menyusul pembunuhan pemimpin Kartel Jalisco Generasi Baru (CJNG) yang kuat itu.
Setidaknya 74 orang tewas selama operasi penangkapan di sebuah peternakan dekat Guadalajara dan bentrokan selanjutnya antara pasukan keamanan dengan tersangka anggota kartel.
Hanya satu di antaranya adalah warga sipil, menurut pemerintah, tapi penduduk dan turis sama-sama berlarian mencari perlindungan saat penembak kartel memblokir jalan di 20 dari 32 negara bagian Meksiko dan membakar kendaraan serta bisnis.
'Tidak Ada Risiko' bagi Penggemar Sepak Bola
"Rasanya seperti berada di zona perang," ujar Javier Perez, insinyur berusia 41 tahun, kepada AFP pada hari Selasa di tempat parkir toko bahan makanan yang penuh dengan mobil-mobil terbakar di resor wisata Jalisco, Puerto Vallarta.
Gambar kekacauan dan kekerasan itu disiarkan ke seluruh dunia kurang dari empat bulan sebelum dimulainya Piala Dunia, sementara FIFA pada Senin menolak berkomentar.
Infantino berbicara dengan AFP di acara Federasi Sepak Bola Kolombia.
Sebelumnya, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menjamin bahwa tidak ada "risiko" bagi penggemar Piala Dunia dan situasi sedang "perlahan kembali normal."
Guadalajara, ibu kota negara bagian Jalisco, akan menjadi tuan rumah empat pertandingan fase grup.
Kota Meksiko dan kota timur laut Monterrey juga akan menyelenggarakan pertandingan. Kedua kota itu terhindar dari kerusuhan baru-baru ini.
Selain empat pertandingan, termasuk salah satu yang paling dinanti di babak pertama antara Uruguay dan Spanyol, Guadalajara akan menjadi tuan rumah bersama Monterrey untuk turnamen playoff yang akan menentukan dua tim terakhir yang lolos ke Piala Dunia pada akhir Maret.
Gubernur Jalisco Pablo Lemus menepis kemungkinan Guadalajara dikeluarkan dari turnamen karena kekhawatiran keamanan, dengan mengatakan tidak ada "risiko sama sekali" untuk perubahan susunan.
Seluruh perhatian tertuju pada negara bagian tengah Queretaro pada hari Rabu, saat Meksiko bertanding melawan Islandia dalam pertandingan persahabatan.
Pertandingan divisi pertama ditangguhkan pada hari Minggu di Queretaro karena kekerasan.
Produksi Mobil Terganggu
Oseguera adalah salah satu buronan paling dicari di Amerika Serikat dan Meksiko. Ia memiliki hadiah 15 juta dolar AS di kepalanya.
Oseguera adalah pendiri CJNG, yang dibentuk pada 2009 dan berkembang menjadi salah satu kartel narkoba terbesar serta paling brutal di Meksiko, melampaui kartel Sinaloa milik raja penjara Joaquin "El Chapo" Guzman.
Meksiko mengonfirmasi bahwa ia ditangkap dengan bantuan "informasi pelengkap" dari otoritas AS, tapi bersikeras bahwa tidak ada pasukan AS yang terlibat dalam penggerebekan.
Sementara dampak kekerasan terus bergema di seluruh negeri, produsen mobil Jepang Honda mengumumkan bahwa ia telah menghentikan aktivitas di pabrik perakitan di Guadalajara.
"Sebagai langkah pencegahan, operasi kami di instalasi Guadalajara sementara dihentikan pada Senin, 23 Februari," kata Daniela Sanchez, juru bicara pabrik mobil itu, kepada AFP, menjelaskan bahwa raksasa otomotif itu sedang "menilai situasi (keamanan)" saat ini.
Meksiko adalah pusat otomotif utama dengan beberapa produsen besar, termasuk Ford, General Motors, BMW, dan Audi, yang merakit kendaraan di negara itu untuk pasar Amerika Utara dan Eropa.