Vincent Kompany Sebut Bayern Pamer Keyakinan Total Saat Comeback Berani Kalahkan Real

Vincent Kompany Sebut Bayern Pamer Keyakinan Total Saat Comeback Berani Kalahkan Real

Kompany, yang mendapat kartu kuning selama pertandingan dan akan absen di leg pertama perempat final melawan juara bertahan Paris Saint-Germain, menyatakan bahwa Bavarian, yang sedang mengejar trebel gelar, harus berjuang keras untuk mengatasi juara Eropa 15 kali Real dengan agregat 6-4 dalam laga klasik.

"Para pemain secara mental sangat tangguh hari ini untuk bangkit dari keterpurukan," ujar Kompany. "Penggemar juga membantu kami. Kami tetap tenang dan selalu merasa momen kami akan tiba. Para pemain layak dapatkan kemenangan ini.

"Yang tersisa bagi saya adalah kesatuan total yang kami tunjukkan. Itulah yang kami ambil dari pertandingan. Kami perlihatkan keyakinan mutlak dan semangat juang untuk kembali ke jalur kemenangan."

"Selama pertandingan, tim kami punya banyak bakat dan pengalaman untuk hadapi situasi seperti ini. Setelah 35 detik kebobolan gol, kami harus tekan tombol reset. Kami tetap fokus pada permainan kami," tambah Kompany.

Bayern sebagai tuan rumah tertinggal 1-0 setelah 35 detik ketika Arda Guler memanfaatkan kesalahan buruk kiper Manuel Neuer, dan Real dua kali lagi unggul untuk memimpin 3-2 saat babak pertama usai.

Bayern, pemenang 2-1 di leg pertama di Spanyol, tetap tenang, dan mencetak dua gol di menit akhir lewat Luis Diaz dan Michael Olise untuk merebut kemenangan serta lolos ke empat besar.

Juara Eropa enam kali ini berpotensi amankan gelar Bundesliga akhir pekan ini, dengan keunggulan 12 poin dan lima laga tersisa, sebelum hadapi Bayer Leverkusen di semifinal Piala Jerman.

"Itu pertandingan sangat emosional," kata Kompany, di musim keduanya bersama Bayern. "Kami kuasai bola banyak dan selalu rasakan bisa cetak gol. Tapi Real Madrid tetaplah Real Madrid. Mereka punya pemain cepat dan selalu jadi ancaman."

Kompany jadi pelatih ke-11 yang bawa Bayern ke semifinal Piala Eropa.