Slavia Praha Dipaksa Mengalahkan Derby Lawan Sparta Saat Stadion Ditutup Empat Laga
Asosiasi tersebut juga mendenda Sparta Praha sebesar 600.000 koruna Ceko setelah penggemar mereka menyalakan kembang api dan merusak stadion. Hukuman denda finansial untuk Slavia yang mengakui kekalahan 3-0 ini merupakan jumlah maksimal sesuai aturan liga.
Kami menerima keputusan komite disiplin dengan hormat dan sepenuhnya menyadari keseriusan situasi keseluruhan serta tanggung jawab terkait penyelenggaraan pertandingan ujar Slavia dalam pernyataan resminya.
Keributan pada hari Sabtu itu mencuri perhatian dunia setelah klip video penggemar Slavia yang melempar kembang api dan menyerang pemain Sparta menjadi viral. Ketua Slavia Jaroslav Tvrdik menyebut insiden itu sebagai aib dan menyatakan klub akan menutup Tribun Utara tempat para pendukung garis keras duduk secara tak terbatas.
Slavia juga menangguhkan penyerang Tomas Chory dan gelandang David Doudera untuk sisa musim karena ulah mereka dalam pertandingan di mana keduanya mendapat kartu merah dan menyatakan keduanya tidak akan bermain lagi untuk juara Ceko ini.
Derby tersebut dibatalkan setelah ratusan penggemar tuan rumah menerobos lapangan di menit akhir saat Slavia yang memimpin 3-2 hampir meraih gelar Liga Ceko.
Penggemar Slavia melanggar barikade keamanan selama waktu tambahan dan membanjiri lapangan dengan beberapa membawa kembang api menyala menuju area tamu. Benda peledak dilempar ke tribun sementara pemain kedua tim berusaha meninggalkan lapangan.
Polisi Ceko turun tangan untuk memulihkan ketertiban dan menyatakan telah memulai proses hukum pidana atas dugaan kerusuhan. Pihak berwenang juga mengonfirmasi bahwa kiper Sparta Jakub Surovcik termasuk target penggemar tuan rumah dan terkena kembang api.