Kabar Baik dan Buruk untuk Sundowns menuju Leg Kedua Final Liga Champions CAF
Hal ini terdengar sangat menjanjikan namun pemeriksaan lebih mendalam memberikan gambaran mengkhawatirkan bagi pendukung Sundowns saat bersiap hadapi leg kedua final tahun ini melawan AS FAR asal Maroko dengan keunggulan satu nol dari laga pertama di Pretoria pada hari Minggu dimana seharusnya mereka menang dengan margin lebih besar.
Mereka telah memimpin usai leg pertama di ketiga leg knockout sebelumnya musim ini dan sukses maju setiap kali mengalahkan Remo Stars Nigeria skor lima satu dan dua nol di babak kedua Stade Malien Mali tiga nol dan nol dua serta Esperance Tunisia satu nol dan satu nol.
Itu sudah rekor klub untuk jumlah kali memimpin usai leg pertama kompetisi knockout dalam satu musim Liga Champions dan kini bertambah menjadi empat dengan kemenangan hari Minggu.
Hanya ada dua kali sebelumnya mereka memegang keunggulan usai leg pertama namun gagal maju di kompetisi ini.
Yang pertama terjadi melawan TP Mazembe di babak kedua tahun dua ribu lima belas. Mereka unggul satu nol dari laga kandang namun kalah tiga satu di markas lawan di Lubumbashi. Tahun berikutnya mereka justru angkat trofi.
Insiden kedua datang dari lawan Maroko di perempat final berupa Wydad Casablanca pada dua ribu tujuh belas yang diharapkan bukan pertanda buruk.
Mereka kembali menang satu nol di kandang sebelum kalah dengan skor sama di Casablanca dan tim tuan rumah menang tiga dua lewat adu penalti.
Saat mereka menang leg pertama mereka berhasil menang di leg kedua sebanyak enam belas kali atau enam puluh dua persen. Empat laga lagi atau lima belas persen berakhir imbang dan enam kalah atau dua puluh tiga persen meski seperti disebut hanya dua kali menghentikan langkah mereka.
Saat leg kedua digelar tandang yang terjadi tiga belas kali mereka catat tiga menang tiga imbang dan enam kalah yang merupakan catatan kurang membanggakan.
Nyatanya mereka gagal menang di delapan leg kedua tandang terakhir usai menang leg pertama dengan catatan tiga imbang dan lima kalah sejak kemenangan satu nol atas tim Mauritius Curepipe Starlight tahun dua ribu delapan.
Rekor mereka di leg kedua usai menang leg pertama pada babak knockout pasca grup dari perempat final ke atas juga tidak menggembirakan dengan enam laga satu imbang dan lima kalah.
Dan mereka tidak berhasil mencetak gol sama sekali di laga laga tersebut dengan satu satunya hasil imbang adalah nol nol saat bertandang ke Esperance di perempat final musim lalu.