Peraih Ballon d'Or Ousmane Dembele kesulitan menemukan peran di timnas Prancis

Peraih Ballon d'Or Ousmane Dembele kesulitan menemukan peran di timnas Prancis

Meskipun sukses besar di Paris Saint-Germain, di mana ia bertransformasi menjadi motor kreatif serangan dan salah satu penyerang paling berpengaruh di Eropa, Dembele masih belum menemukan peran tetapnya di tim nasional.

Kemenangan 3-1 Prancis atas Senegal kembali menjadi gambaran dilema tersebut.

Meski Les Bleus tampil cukup tajam untuk menaklukkan tim Afrika itu, Dembele lagi-lagi kesulitan menjadi pemain kunci dalam serangan yang kini tampak berpusat pada Kylian Mbappe dan Michael Olise.

Munculnya Olise memperumit misi Dembele untuk menjadi pemimpin serangan Prancis.

Gelandang serang Bayern Munich itu dengan cepat membangun chemistry dengan Mbappe, beroperasi di antara lini pertahanan lawan dan menjadi motor berbagai serangan berbahaya Prancis.

Hubungan itu membuat Dembele lebih banyak beroperasi di sayap kanan, peran yang sangat berbeda dengan kebebasan yang ia nikmati di PSG musim ini.

Di Paris, ia sering bergerak ke tengah, mengatur serangan dan menjadi poros permainan ofensif juara Eropa itu. Bersama Prancis, ia justru lebih melebar pada laga Selasa lalu, memberi ruang bagi duet eksplosif Mbappe-Olise.

Di saat Mbappe dan Olise mulai membentuk duet serangan yang menjadi fondasi perburuan gelar Prancis, Dembele masih berusaha menentukan perannya sendiri.

"Pertanyaan utamanya adalah apa yang harus dilakukan dengan Ousmane Dembele," ujar Bixente Lizarazu, pemenang Piala Dunia 1998, kepada harian olahraga Prancis L'Equipe.

"Bagaimana Anda menempatkannya untuk mendapatkan performa terbaik dan memunculkan Dembele yang kita lihat di PSG? Sejauh ini, baik di laga pemanasan maupun di laga pembuka ini, kita belum melihatnya bermain dengan kebebasan seperti biasanya. Setelah pertandingan seperti ini, dia pasti duduk merenung dan bertanya apa lagi yang bisa dia lakukan."

Dembele belum pernah datang ke turnamen besar dengan performa sebaik ini, namun jarang posisinya di tim terlihat begitu tidak jelas.

Deschamps masih percaya pada kemampuannya untuk mengacaukan pertahanan lawan dan menciptakan ancaman, namun tantangan yang dihadapi pelatih Prancis itu semakin jelas. Bukan lagi soal mencari tempat bagi Dembele di susunan pemain inti, melainkan tentang menemukan peran yang memungkinkan peraih Ballon d'Or itu menjadi sama berpengaruh bagi Prancis seperti saat di PSG. Jika tidak, pemain berusia 29 tahun itu bisa berakhir di bangku cadangan.