Meski Mahal, Penggemar Vancouver Tak Sabar Sambut Piala Dunia

Meski Mahal, Penggemar Vancouver Tak Sabar Sambut Piala Dunia

Ajang bergengsi global yang digelar bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini dimulai pada Kamis dengan kemenangan Meksiko 2-0 atas Afrika Selatan dalam pertandingan sengit yang menghasilkan tiga kartu merah. Vancouver akan menggelar pertandingan pertamanya pada Sabtu, saat Turki berhadapan dengan Australia di laga Grup D.

Bagi sebagian pendukung, perjalanan ini memiliki makna pribadi yang mendalam. Seorang penggemar asal Jerman mengatakan ia memilih mengunjungi Vancouver sebagai penghormatan kepada almarhum ayahnya yang sangat menyukai kota ini, meskipun ia mengakui biaya menonton pertandingan semakin mahal.

"Kami di sini untuk menonton Australia melawan Turki, dan saya senang bisa mendapatkan tiket," ujar Harold dari Jerman kepada Reuters.

"Saya membayar 150 dolar. Itu mahal untuk sebuah pertandingan sepak bola, tapi saya beruntung mendapat tiket dengan harga ini."

"Kami pernah menghadiri turnamen di Jerman, Piala Dunia, dan Piala Dunia di Brasil tahun 2014, dan selalu mahal, tapi semakin hari semakin mahal, dan saya tidak suka ini, tapi saya rasa suasananya luar biasa."

Kenangan Abadi

Penggemar Australia, Mark Wright, yang menghadiri Piala Dunia kelima bersama keluarganya, mengatakan bahwa biaya tidak sebanding dengan kesempatan menciptakan kenangan abadi.

Tim Socceroos sudah terbiasa lolos ke ajang global ini, telah berpartisipasi di enam edisi terakhir dan melaju ke babak 16 besar untuk kedua kalinya di Qatar empat tahun lalu.

"Ini bukan soal biaya. Saya sudah ke empat Piala Dunia, dan tidak pernah soal biaya," kata Wright. "Ini tentang mengikuti negara dan tim saya, serta menghabiskan waktu bersama keluarga.

"Bagi saya, Piala Dunia adalah kenangan seumur hidup – melakukan hal yang saya cintai, merayakan, menonton.

"Saya rasa Piala Dunia membuat segalanya lebih baik. Anda melihat versi terbaik dari suatu negara atau kota, karena orang-orang bahagia. Biasanya, cuaca juga ikut bersahabat, seperti sebuah keajaiban. Tapi sepak bola adalah hidup, seperti yang mereka katakan di acara populer Ted Lasso, dan saya pikir itu memberi semua orang perasaan tertentu, dan itu memperbaiki kota."