Pelatih Afrika Selatan Kecewa dengan Kartu Merah, tapi Masih Optimis Setelah Kalah dari Meksiko
Meskipun Julian Quinones dan Raul Jimenez sukses menjebol gawang Afrika Selatan di Estadio Azteca, Broos menilai skor akhir tidak sepenuhnya adil terhadap kerja keras pertahanan timnya saat melawan tim tuan rumah yang didukung lebih dari 80 ribu suporter.
"Ini adalah Piala Dunia, kami melawan tim yang sangat kuat, tapi kami tampil baik," ujar Broos kepada wartawan.
"Saya melihat Meksiko tampak putus asa. Mereka bingung harus berbuat apa dengan bola. Organisasi pertahanan kami sempurna."
Afrika Selatan kesulitan menciptakan peluang, dan Broos mengakui timnya harus meningkatkan serangan jika ingin menjaga asa lolos ke fase gugur.
"Secara ofensif, saya pikir kami perlu meningkatkan," katanya. "Jika kami bisa bermain seperti hari ini namun lebih baik dalam menyerang, saya yakin kami akan meraih hasil yang lebih baik."
Tiga Kartu Merah
Kekalahan ini menambah tantangan bagi Afrika Selatan setelah Sphephelo Sithole dan Themba Zwane menerima kartu merah dalam pertandingan yang juga membuat kapten Meksiko Cesar Montes diusir keluar, menjadikannya pertandingan pembuka Piala Dunia pertama yang mencatat tiga kartu merah.
Broos menerima kartu merah Sithole karena menghalangi peluang mencetak gol, namun ia mempertanyakan keputusan yang menyebabkan Zwane diusir.
"Kartu pertama saya rasa harus diterima. Untuk kartu kedua, saya pikir bisa diperdebatkan karena pemain Meksiko yang menghalangi pemain saya," ujarnya. "Tapi itu adalah penilaian wasit dan kami harus menerimanya."
"Kami kehilangan dua pemain untuk pertandingan berikutnya, tapi masih ada pemain lain. Jika kami bisa menunjukkan mentalitas dan cara bermain yang sama seperti hari ini, saya yakin kami akan meraih hasil bagus di dua laga selanjutnya."
Afrika Selatan selanjutnya akan menghadapi Republik Ceko di Atlanta, pertandingan yang kemungkinan akan menentukan apakah mereka masih bisa bersaing untuk lolos ke babak gugur.
"Kami butuh beberapa hari ke depan untuk mengatasi kekecewaan dan kelelahan," kata Broos. "Tapi setelah itu kami harus bekerja pada permainan ofensif kami karena hari ini belum cukup."