'Penalti Jelas': Ibrahima Konate Kesal Usai Liverpool Tak Dapat Tendangan Pinalti Saat Kalah dari PSG
Tim Arne Slot mendapat penalti pada babak kedua laga leg kedua perempat final di Anfield saat Alexis Mac Allister jatuh karena tekanan dari Willian Pacho.
Saat itu skor malam itu masih imbang 0-0 sementara PSG memimpin 2-0 secara keseluruhan, Konate yakin bahwa penalti itu bisa mengubah keadaan menjadi menguntungkan bagi Liverpool.
Namun VAR ikut campur dan menyuruh wasit Maurizio Mariani membatalkan keputusan awalnya.
Liverpool gagal bangkit dari kejadian itu dan dua gol Ousmane Dembele mengantarkan PSG sebagai juara bertahan lolos ke babak semifinal lagi.
"Musim lalu kami pernah mengalami penalti serupa. Menurut saya itu penalti yang jelas dan terjadi tepat di belakang wasit tapi dia tidak meniup peluit dan kami harus menghadapinya," ujar Konate usai kekalahan agregat 4-0.
"Kalau kami mendapat penalti itu dan berhasil mencetak gol, situasinya akan benar-benar berbeda."
Ini menjadi musim kedua beruntun Liverpool tersingkir dari Liga Champions oleh PSG.
Konate menyebut tim Luis Enrique bahkan lebih kuat dari musim sebelumnya, tapi tetap berpendapat Liverpool seharusnya menang di laga kedua.
"Kami ciptakan banyak peluang dan saya rasa kami tim yang lebih unggul. Ini agak tidak adil mirip musim lalu. Kami punya banyak kesempatan tapi gagal cetak gol sementara mereka hanya butuh satu atau dua peluang untuk mencetak gol," katanya.
"Banyak hal terjadi dan kita jangan lupakan itu. Pertandingan hari ini berarti banyak karena melawan PSG yang sedikit lebih baik dari musim lalu, tampil seperti itu harus jadi modal untuk sadar betapa bagusnya kami."
Dengan posisi kelima di Premier League di mana lima besar berhak ke Liga Champions, Konate meminta Liverpool fokus menyelamatkan musim buruk dengan amankan tiket balik ke kompetisi elite Eropa itu.
"Itu standar minimum bagi Liverpool untuk ikut Liga Champions. Kami punya enam laga tersisa dan harus berikan segalanya di enam pertandingan itu," ucapnya.
Liverpool kemungkinan menutup musim dengan Hugo Ekitike absen setelah penyerang itu cedera di babak pertama.
"Saya rasa itu buruk. Saya tidak tahu, saya dengar banyak hal," kata Konate.
"Saya tak punya kata-kata untuk itu karena dengan Piala Dunia yang akan datang, ini sangat sulit baginya dan saya doakan yang terbaik."