Modric dan Pasalic Jadi Penentu, Croatia Kalahkan Slovenia di Menit Akhir Laga Uji Coba

Modric dan Pasalic Jadi Penentu, Croatia Kalahkan Slovenia di Menit Akhir Laga Uji Coba

Tim Kockasti telah membangun reputasi yang pantas sebagai kuda hitam Piala Dunia setelah mencapai final dan semifinal pada 2018 dan 2022, namun keraguan terhadap skuad yang menua membuat pasukan Zlatko Dalic harus membuktikan banyak hal sebelum berangkat ke Amerika Utara.

Cukup tepat kemudian bahwa dua pemain berpengalaman menciptakan peluang pertama Kroasia di sini, saat Ante Budimir menyundul bola melebar dari umpan Ivan Perisic di awal pertandingan.

Slovenia berusaha mengejutkan ketika Dominik Livakovic melakukan penyelamatan bagus ke kanannya untuk menggagalkan Sandi Lovric. Perisic kemudian melihat tendangan akrobatiknya diselamatkan oleh Jan Oblak, sebelum Budimir hanya bisa mengarahkan sundulan jarak dekat langsung ke kiper Atletico Madrid itu.

Tim asuhan Bostjan Cesar sangat ingin memanfaatkan setiap kelengahan tuan rumah, saat Zan Vipotnik menyambut umpan salah Mateo Kovacic dan melihat usahanya ditepis oleh Livakovic.

Livakovic kembali diminta bertindak tak lama setelah jeda untuk menepis voli Tjas Begic, sebelum legenda abadi Kroasia memecah kebuntuan pada menit ke-51.

Perisic memberi umpan kepada Luka Modric yang dengan tenang menempatkan tembakannya dari tepi kotak penalti ke sudut kanan bawah melewati Oblak yang terbentang.

Anak asuh Dalic menekan untuk gol kedua saat Igor Matanovic menyundul bola di atas gawang dari tendangan bebas Martin Baturina, tetapi tim Cesar tidak berniat menyerah. Livakovic tentu sibuk di antara tiang gawang, menggagalkan Vipotnik lagi beberapa saat kemudian.

Namun setelah banyak tanda peringatan, Slovenia menyamakan kedudukan dalam momen yang mengerikan bagi Baturina. Umpan balik ceroboh gelandang Como itu dipotong oleh Andraz Sporar, yang dengan tenang menempatkan penyelesaiannya melewati Livakovic.

Gol itu memperlihatkan kelemahan pertahanan yang sangat familier bagi tim Kroasia yang kini gagal menjaga clean sheet dalam enam pertandingan terakhir mereka, tetapi frustrasi itu segera terlupakan saat Mario Pasalic melesakkan voli indah di masa tambahan waktu untuk memastikan kemenangan.

Sementara itu, kekalahan frustrasi bagi Slovenia ini membuat mereka hanya meraih satu kemenangan dari 10 pertandingan terakhir.