Mereka Harus Mengingat Saat Ini Reaksi Pelatih A League Terhadap Semifinal
Adelaide United nol terhadap tiga Auckland FC
Airton Andrioli (Adelaide United):
Mix perasaan muncul rasa bangga atas pencapaian tahun ini tapi juga duka dan kecewa karena nyaris berhasil namun gagal menyelesaikan. Kami berdiri dengan kepala tegak sebab musim ini sungguh luar biasa.
Auckland melakukan apa yang diperlukan hari ini. Mereka mencetak gol di waktu tepat dan kami tidak. Selamat untuk mereka.
Kami tak menyangka Anselmo keluar di saat itu. Kami tidak ingin penggantian begitu awal terutama setelah kebobolan di menit ke empat puluh tiga dari sepak pojok yang kurang terjaga. Kami bangkit di babak kedua lalu tiba tiba penalti yang belum saya lihat dekat dekat namun saya tak ingin protes wasit malam ini.
Saat melawan tim seperti Auckland yang bertahan solid dan bisa menumpuk pemain di belakang bola kami harus membuka ruang.
Wasit Daniel Elder berasal dari Adelaide. Saya bertanya tanya siapa yang menunjuk orang dari kota sama untuk memimpin laga seperti ini. Bukan berarti dia buruk tapi ini menempatkannya di posisi sulit. Siapa pun yang menunjuk perlu mempertimbangkan hal itu. Di negara lain wasit dari kota sama tak akan ditugaskan untuk alasan jelas.
Steve Corica (Auckland FC):
Saya sangat senang. Sejak awal kami bilang ini tempat berat untuk datang. Semua meragukan kami tapi semua tampil di level tinggi. Dalam dua tahun singkat kami meraih premiership masuk dua semifinal dan kini punya kesempatan pertama rebut gelar besar.
Mereka unggul di lima belas menit pertama sampai kami menyesuaikan tempo. Setelah itu kami mendominasi. Pertahanan kami solid susunan baik dan pemain seperti binatang. Kami batasi mereka hanya satu peluang dan mereka harus mencoba cara lain.
Kami bicara panjang minggu ini. Semua meremehkan kami itu jadi motivasi. Kami tahu kemampuan dalam ruang ganti. Cedera cukup banyak tapi kami tunjukkan kedalaman skuad lewat pemain cadangan.
Kami bagus di kedua kotak dan sangat bangga pada usaha serta penampilan. Kami tahu mereka tim bagus tapi kami tak izinkan mereka main gaya mereka sendiri sehingga mereka lebih langsung yang justru membantu kami.
Bermain lawan klub lama Sydney FC akan sedikit emosional.
Newcastle Jets satu terhadap satu Sydney FC
Mark Milligan (Newcastle Jets):
Tentu sulit karena akhirnya kami gagal cetak gol. Saya sangat bangga pada kelompok ini. Sejak hari pertama kami minta banyak dan mereka selalu jawab. Malam ini kalian lihat karakter kelompok. Tahun ini bagus dengan banyak pelajaran. Kami lihat betapa besar potensi pemain ini.
Mereka harus ingat momen ini. Untuk jadi tim sukses kalian pelajari pelajaran terbesar yaitu malam ini.
Saya tak akan bilang kami layak lebih karena itulah sepak bola. Kalau mau sesuatu kalian harus ambil dan kami gagal malam ini.
Musim depan akan besar sekali. Karena itu perasaan malam ini harus tinggal bersama mereka. Kami inginkan ini berkelanjutan dan penonton terus datang. Itu tergantung cara kerja kami di dalam dan luar lapangan. Banyak yang harus dilakukan ke depan dan semua berkomitmen menjadikan ini norma bukan sekadar kilau singkat.
Patrick Kisnorbo (Sydney FC):
Penuh emosi tapi sudah pikirkan pekan depan karena persiapan harus cepat. Malam ini bisa lebih baik tapi saya senang untuk pemain. Kebobolan di menit terakhir bisa hancurkan tim tapi tidak terjadi. Pemain tunjukkan ketangguhan mental dan ketahanan di tekanan tinggi.
Belum selesai. Saya tunjukkan keyakinan dan kepercayaan pada kelompok. Kadang sulit masuk tanpa tahu kondisi grup tapi mereka adaptasi baik. Saya cukup menuntut dan mereka hebat dalam hal itu. Kepercayaan grup sangat membahagiakan.
Saya ambil langkah kecil karena tak bisa ubah banyak tapi lama kelamaan kami temukan cara sendiri. Kami perbaiki aspek mental pemain yang merupakan hal terbesar dalam olahraga. Minggu ke minggu hari ke hari mereka latihan keras dan tunjukkan itu.
Kami ingin main gaya sepak bola tertentu sekaligus susah dikalahkan dan saya rasa kami lakukan keduanya.