Iran melaju ke Piala Dunia 2026 setelah kalahkan Mali dalam laga uji coba meyakinkan di Turki

Iran melaju ke Piala Dunia 2026 setelah kalahkan Mali dalam laga uji coba meyakinkan di Turki

Gol dari gelandang Saeid Ezatolahi dan bek kanan Ramin Rezaeian, masing-masing di babak pertama dan kedua, memberi Tim Melli catatan tiga kemenangan dan satu kekalahan dalam empat pertandingan uji coba mereka tahun ini di kota resor Turki, Antalya.

Pertandingan uji coba ini menjadi satu-satunya sepak bola kompetitif yang dimainkan oleh para pemain berbasis di Iran sejak liga domestik ditangguhkan setelah serangan udara AS dan Israel ke Republik Islam pada akhir Februari yang memicu perang regional.

Skuad telah menerima visa untuk Meksiko, demikian dikonfirmasi pejabat pekan ini, dan akan meninggalkan Turki pada hari Sabtu menuju markas turnamen mereka di kota perbatasan Tijuana.

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum setuju untuk menjadi tuan rumah skuad tersebut setelah diberi tahu bahwa otoritas AS tidak ingin Iran tinggal di markas awal mereka di Arizona selama turnamen 11 Juni hingga 19 Juli.

Namun, skuad belum menerima visa yang mereka perlukan untuk memasuki AS guna memainkan pertandingan grup melawan Selandia Baru dan Belgia di Los Angeles serta Mesir di Seattle.

Presiden Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) Mehdi Taj mengatakan kepada media Iran pekan ini bahwa visa AS menjadi perhatian utama federasi saat pertandingan pembuka Iran melawan Selandia Baru pada 15 Juni semakin dekat.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan pada hari Selasa bahwa tidak ada masalah dengan masuknya skuad Iran ke negara itu, namun Washington tidak akan mengizinkan pejabat atau staf yang memiliki hubungan dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) untuk mendampingi mereka.

Baik AS maupun Kanada, yang menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia dengan Meksiko, mengklasifikasikan IRGC sebagai entitas teroris.

Taj ditolak masuk ke Kanada untuk Kongres FIFA pada akhir April karena hubungannya dengan pasukan militer elite tersebut.