Harapan Sunderland Menuju Liga Eropa Hampir Hilang Usai Imbang Tanpa Gol yang Kurang Menarik Lawan Manchester United

Harapan Sunderland Menuju Liga Eropa Hampir Hilang Usai Imbang Tanpa Gol yang Kurang Menarik Lawan Manchester United

Bagi dua kubu yang hanya berebut tempat di tiga putaran penutup, laga ini sepatutnya membawa nuansa akhir kompetisi, tetapi hal itu belum tersampaikan kepada Sunderland saat babak awal berlangsung.

Mereka membuka peluang emas dalam 10 menit pertama melalui serangan passing satu sentuhan yang mulus, diakhiri umpan Enzo Le Fée kepada Noah Sadiki yang lolos menghadapi kiper, namun penyelamatan refleks hebat dari Senne Lammens yang meraih bola di sisi kanan bawah menghalangi gol perdana Sadiki di kompetisi utama untuk wakil Kongo Demokratis.

Skuad Garuda Hitam merasa dirugikan di pertengahan babak pertama ketika usaha Le Fée terpantul dari lengan terentang Amad Diallo, yang seharusnya layak jadi penalti menurut mereka, tapi wasit Stuart Attwell maupun VAR tidak menganggapnya pantas mendapat tendangan titik putih.

Sunderland mendominasi wilayah depan lawan sepanjang paruh pertama, nyaris mencetak gol lewat Brian Brobbey dan Sadiki lagi sebelum jeda, sementara Joshua Zirkzee menyia-nyiakan satu-satunya kesempatan nyata Manchester United dengan sundulan ke atas dari umpan silang Matheus Cunha, meninggalkan pelatih Michael Carrick banyak hal untuk direnungkan saat turun minum.

Umpan Cunha yang melambung liar ke atas hanya beberapa menit setelah rekaan dimulai justru mencerminkan kesulitan United secara keseluruhan, dan penderitaan mereka hampir bertambah tak lama setelah menit ke-60.

Le Fée kembali berperan, mengirim bola ke Brobbey di kotak penalti, tapi tembakan kaki kiri rendahnya ditepis dengan apik oleh Lammens.

Kiper United kehilangan posisi seketika setelahnya ketika Brobbey menyediakan bola untuk Lutsharel Geertruida, yang melepaskan tembakan keras ke tiang gawang saat tekanan semakin menumpuk pada pertahanan United.

Carrick memanggil pemain pengganti unggulannya Bryan Mbeumo di menit-menit akhir untuk memburu kemenangan keempat beruntun bagi United, tapi winger Kamerun itu minim pengaruh bagi tamu, yang hanya mencatat satu tembakan tepat sasaran, itupun baru di babak kedua saat injury time melalui Cunha.

Satu poin jelas bukan bencana bagi United, yang masih memegang kendali finis di posisi ketiga dengan dua laga tersisa, sementara hasil seri ini praktis mematikan peluang aneh Sunderland untuk tembus zona Eropa.