Giovanni van Bronckhorst Kembali Memasuki Masa Kedua sebagai Pelatih Feyenoord
Feyenoord mengumumkan kabar ini pada hari Rabu, kurang dari dua pekan setelah Robin van Persie diberhentikan oleh manajemen baru yang dipimpin oleh direktur utama Robert Eenhoorn dan direktur teknis Davy Rigaux.
Van Bronckhorst, yang membawa mantan asisten Liverpool Sipke Hulshoff ke De Kuip sebagai tangan kanannya, telah menandatangani kontrak berdurasi dua tahun di Rotterdam.
"Kembalinya Van Bronckhorst menandai fase baru di mana Feyenoord berupaya membangun ambisi olahraganya dengan pelatih yang memiliki pengalaman internasional luas dan, terlebih lagi, sangat mengerti budaya klub secara mendalam," ujar Rigaux di situs resmi klub.
"Selama bertahun-tahun saya mengikuti karier Giovanni dengan penuh minat. Ia adalah profesional sejati dan memiliki karakter kuat. Kombinasi dari pengalaman yang begitu beragam, DNA Feyenoord, serta hasrat untuk meraih kesuksesan lebih lanjut yang saya dan Robert Eenhoorn rasakan saat berbincang dengannya, membuat kami yakin bahwa ia akan membawa klub melangkah lebih jauh."
Van Bronckhorst sebelumnya menangani Feyenoord antara 2015 dan 2019, dan pada masa itu ia berhasil memenangi Eredivisie pada 2017, mengakhiri paceklik gelar yang terkenal selama 18 tahun di Rotterdam.
Van Bronckhorst yang kini berusia 51 tahun terakhir bekerja sebagai asisten pelatih bagi manajer Liverpool yang dipecat, Arne Slot. Sebelum berkarier di Merseyside, mantan bek kiri ini pernah menangani Besiktas, Rangers FC, dan Guangzhou R&F.
"Kemitraan antara Van Bronckhorst dan Hulshoff, yang semakin berkembang dan diperkuat di Inggris, memberikan Feyenoord duo pelatih yang saling melengkapi. Mereka memiliki pengalaman internasional, mentalitas pemenang, dan pengetahuan mendalam tentang klub. Kami sangat senang menyambut keduanya kembali ke Rotterdam," pungkas Rigaux.