EKSKLUSIF: Kariobangi Sharks dan FKF Berseteru soal Play-off Degradasi
Keputusan ini akan berdampak langsung pada Kariobangi Sharks yang terkait dengan mantan Presiden FKF Nick Mwendwa. Tim yang finis di posisi ke-16 musim lalu ini akan terdegradasi untuk pertama kalinya sejak promosi pada 2017 dan telah berada di kasta tertinggi selama 10 tahun terakhir.
Menurut Sekretaris Jenderal FKF, Dennis Gicheru, masalah degradasi dan promosi telah diputuskan pada 19 September 2025 dalam rapat Komite Eksekutif Nasional (NEC).
Gicheru menjelaskan bahwa dalam rapat tersebut, diputuskan untuk menghapus play-off degradasi-promosi KPL/NSL. Pada akhir musim ini, tiga klub terbawah KPL akan terdegradasi dan tiga tim NSL akan langsung promosi.
Tidak Akan Ada Play-off
“Berdasarkan hal di atas, tidak akan ada play-off sesuai dengan resolusi NEC yang berlaku segera,” kata Gicheru dalam surat yang diperoleh Flashscore, yang ditujukan kepada CEO Kariobangi Sharks, Lynda Ambiyo.
Namun, Kariobangi Sharks langsung bereaksi dan menegaskan bahwa mereka tidak setuju dengan keputusan tersebut serta akan mengajukan banding.
Klub tersebut menyatakan akan segera mengajukan banding sesuai dengan mekanisme internal FKF. Untuk melancarkan banding, CEO Kariobangi Sharks meminta FKF menyediakan berbagai dokumen.
“Kami meminta Anda memberikan salinan resmi dari Resolusi NEC tanggal 19 September 2025 yang disebutkan dalam surat Anda.
“Permintaan ini kami buat karena Kariobangi Sharks FC tidak menerima pemberitahuan apa pun tentang resolusi ini sebelum atau selama musim 2025-2026,” ujarnya.
Selain itu, klub juga meminta konfirmasi tentang cara dan tanggal pemberitahuan resolusi ini kepada klub-klub peserta, sesuai dengan persyaratan yang disebutkan dalam surat FKF bahwa tim akan diberi tahu aturan main sebelum musim dimulai.
“Kami juga meminta petunjuk tentang mekanisme internal yang tepat untuk mengajukan banding ini, khususnya badan FKF mana yang berwenang menerima dan memutuskan perkara ini, beserta prosedur, tenggat waktu, dan persyaratan pengajuan yang berlaku.
Sofapaka dan Bidco United Terdegradasi
“Mengingat masalah ini mendesak dan terikat waktu, dengan pendaftaran pemain dan tenggat waktu terkait yang sudah dekat, kami mohon tanggapan dalam waktu 24 jam setelah email ini,” tutup surat tersebut.
Ini adalah pertama kalinya FKF menghapus play-off yang selama ini digelar setiap tahun untuk menentukan tim mana yang terdegradasi dan promosi.
Penghapusan play-off kemungkinan akan memengaruhi berbagai struktur liga, sehingga keputusan seperti ini seharusnya disahkan dalam kongres FKF, yang merupakan organ pengambil keputusan tertinggi federasi.
Sementara itu, masalah ini kemungkinan akan berlarut-larut hingga ke pengadilan jika Kariobangi Sharks tidak puas dengan keputusan FKF.
Sofapaka dan Bidco United sudah terdegradasi ke National Super League (NSL) untuk musim depan. Sharks finis di posisi ke-16 dengan 38 poin dari 34 pertandingan.