Dua Gol Kubler Dorong Freiburg Balikkan Keadaan Lawan Braga Menuju Final Liga Europa

Dua Gol Kubler Dorong Freiburg Balikkan Keadaan Lawan Braga Menuju Final Liga Europa

Itu membawa tim Julian Schuster lolos ke semifinal Liga Europa UEFA dengan agregat 4-3, sehingga menghalangi Braga yang pernah finalis 2011 untuk kembali ke panggung utama.

Dengan Freiburg berusaha mencetak rekor Liga Europa sebanyak 11 kemenangan beruntun di kandang, keunggulan Braga dari leg pertama sudah rapuh sebelum Mario Dorgeles dikartu merah hanya enam menit pertandingan karena menarik Jan-Niklas Beste tepat di luar kotak penalti setelah ia lolos menuju gawang berkat umpan Igor Matanovic.

Beste yang mengambil tanggung jawab tendangan bebas itu, tapi bola hanya menyentuh pembatas dan melebar tipis, namun tim tuan rumah tak butuh lama hingga menit ke-19 untuk memanfaatkan keunggulan pemain.

Kubler terus menekan setelah Braga gagal membersihkan umpan silang Vincenzo Grifo, sebelum upaya pembersihan malah memantul dari kaki Kubler dan bersarang di sudut bawah gawang.

Meski penguasaan bola Freiburg mencapai 75 persen di babak pertama, serangan cepat dan tembakan langsung ke Lukas Hornicek dari Johan Manzambi segera setelah itu tampak sebagai peluang terbaik bagi tim Julian Schuster untuk unggul di agregat sebelum turun minum, hingga empat menit sebelum jeda, ketika Manzambi diberi ruang untuk menyusup dari sisi kiri dan melepaskan tendangan melengkung indah dari jarak 25 meter yang meluncur melewati Hornicek.

Setelah mengambil alih keunggulan, tuan rumah hampir kehilangannya di waktu tambahan, saat Víctor Gomez melewati Noah Atubolu dan membentur tiang, sebelum pantulan dari Rodrigo Zalazar diblok sempurna oleh Kubler.

Tim Breisgau-Brasilianer beberapa kali nyaris memperlemah pertahanan di sepuluh menit awal setelah restart, tembakan Grifo dari tepi kotak penalti mengenai pangkal tiang, sebelum Matthias Ginter melepaskan tendangan voli sempurna dari 30 meter yang melebar sedikit.

Kemudian, sarung tangan Hornicek yang terulur menepis tembakan menuju sudut atas sehingga menyelamatkan dari brace spektakuler Manzambi. Namun kegagalan untuk mengakhiri perlawanan tim Portugal membuat mereka berbahaya saat serangan balik, dan Atubolu harus sigap di tiang dekat untuk menghalau Jean-Baptiste Gorby sebelum menit ke-60.

Tak terkalahkan dalam 11 leg kedua kompetisi Eropa, Os Arcebispos sempat berpikir rekor itu berlanjut ketika Joao Moutinho melepaskan tendangan melengkung, tapi bola hanya melebar beberapa senti.

Mereka lalu berterima kasih pada Hornicek karena menjaga asa tetap hidup saat ia menyelamatkan tembakan Beste dan, dari sudut yang dihasilkan, secara ajaib menahan sundulan Matanovic serta tusukan lanjutan Ginter dalam penyelamatan ganda brilian.

Tapi kiper itu tak bisa berbuat apa-apa 18 menit sebelum akhir, ketika tendangan bebas Grifo disundul tegas oleh Kubler. Rencana tuan rumah untuk final sempat terganggu di menit ke-79 oleh Pau Victor, yang menyundul masuk setelah Gomez memanfaatkan tendangan bebas Moutinho melintasi gawang, sehingga mengurangi keunggulan agregat menjadi satu.

Atubolu menepis tembakan meluncur Gorby di atas gawang dua menit sebelum waktu usai, saat Freiburg bertahan untuk mencapai Istanbul dengan kemenangan perdana atas lawan Portugal, sementara kekalahan keempat dari 21 pertandingan Liga Europa terbukti mahal bagi Braga.