Como Fabregas Merangkak ke Posisi Kelima Serie A Setelah Kemenangan Gampang di Markas Genoa
Kekalahan tanpa kemenangan dalam tiga pertandingan liga sebelumnya (S1, K2) membuat Como kehilangan posisi mereka di tempat kualifikasi Liga Champions UEFA.
Namun demikian, sebagian kepercayaan diri tim tamu yang sempat goyah mulai pulih ketika Anastasios Douvikas menyundul bola tak terbendung pada menit ke-10 dari umpan manis Lucas Da Cunha melewati Justin Bijlow, memberikan mereka langkah awal menuju tiga poin.
Skuad Cesc Fabregas hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-23, saat harapan MVP Serie A Nico Paz dengan cekatan melewati dua bek hingga berada di posisi tembakan tepat di luar kotak penalti, tapi tembakannya melenceng beberapa milimeter dari sudut jauh gawang.
Jika Paz merasa kesal sebelum menit ke-30, sang gelandang itu semakin frustrasi setelahnya, karena sundulannya yang mengarah ke gawang melewati Bijlow tapi menghantam tiang.
Rasa kesal itu pasti menjalar ke seluruh tim Como jika Genoa , yang secara mengejutkan meninggalkan dua pencetak gol terbanyak musim ini yaitu Lorenzo Colombo dan Ruslan Malinovskyi di bangku cadangan, berhasil menyamakan kedudukan sebelum babak pertama usai.
Tetapi, kiper Jean Butez sama sekali tidak ingin hal itu terjadi, dengan membuat penyelamatan gemilang untuk menghalau sundulan Sebastian Otoa agar tidak merusak clean sheetnya.
Fabregas dan rekan setimnya mendapat pukulan saat istirahat karena Paz digantikan Maxence Caqueret setelah tampak mengalami cedera. Perubahan formasi paksa tim tamu itu memicu Genoa menyerang sejak dua menit awal babak kedua, dengan Mikael Egill Ellertsson melepaskan tembakan jarak jauh yang meleset.
Kekuatan Rossoblu tidak berhenti di situ, karena Butez kembali melakukan penyelamatan cerdas untuk menghentikan Morten Frendrup tak lama setelah menit ke-60.
Como menemukan cadangan energi tambahan setelah momen krusial itu, dan menggandakan keunggulan meski melawan arus permainan. Berusaha menonjolkan diri, pengganti Caqueret berhasil melakukannya pada menit ke-68, saat flick instingnya di tengah kotak penalti memungkinkan Assane Diao menyundul bola masuk ke tiang dekat.
Bisa dibilang, ini adalah tiga poin paling berharga bagi Como musim ini, mengingat penurunan performa mereka belakangan. Untuk saat ini, para calon tim Eropa itu telah melampaui Roma dan menduduki posisi kelima di klasemen Serie A, serta hanya terpaut dua poin dari Juventus di peringkat keempat.
Sementara itu, Genoa tampaknya akan menutup musim di paruh bawah untuk ketiga kalinya berturut-turut sejak promosi ke liga utama, dengan tim Daniele De Rossi tetap berada di posisi ke-14 klasemen.