Belgium berhasil menyamakan kedudukan, sementara Mesir masih menanti kemenangan di Piala Dunia
Meskipun suhu mencapai 30 derajat Celcius yang menguras energi, kedua tim memulai pertandingan ini dengan penuh agresivitas, namun baru pada menit ketujuh ada peluang yang patut dicatat, saat Kevin De Bruyne dari Belgium melepaskan tembakan yang melenceng tipis dari luar kotak penalti.
Mesir tampil kompak dan efisien dalam menguasai bola, dengan Omar Marmoush yang tampil sangat mengesankan, tetapi mereka terus-menerus digagalkan oleh lini pertahanan Belgium yang terorganisir dengan baik.
Sampai akhirnya Emam Ashour menerima umpan sederhana dari Mohamed Salah lalu melepaskan tembakan jarak jauh pada menit ke-20, dengan tendangan kaki kanannya yang membuat Thibaut Courtois hanya bisa meraih udara kosong saat bola bersarang di pojok bawah gawang.
Belgium meningkatkan upaya mereka untuk mencoba memasukkan Jeremy Doku ke dalam permainan, tetapi secara kolektif mereka masih kesulitan untuk bergerak, dan percobaan liar Doku di waktu tambahan babak pertama cukup menggambarkan penampilan Red Devils selama 45 menit tersebut.
Sebuah kemelut tepat di awal babak kedua membuat Belgium lolos dari hukuman lebih lanjut, dan mereka bisa saja menyamakan kedudukan tak lama setelahnya, saat tendangan bebas langsung De Bruyne setelah Doku dijatuhkan memantul kembali dari tiang gawang.
Courtois kemudian dipanggil untuk menepis sundulan bebas Salah, sebelum Ashour menarik tembakan lanjutannya jauh melebar.
Pengaruh pemain Manchester City di lapangan terus berlanjut, saat Marmoush segera memanfaatkan serangan balik Belgium, tetapi saat ia hendak melepaskan tembakan, Nathan Ngoy berhasil meredam bahaya tersebut.
Hal itu tampaknya mendorong semangat Red Devils, dan tendangan voli kaki kiri Youri Tielemans yang luar biasa hanya meleset tipis.
Tapi ketika Romelu Lukaku masuk pada menit ke-66, ia langsung menunjukkan kehadirannya dalam hitungan detik, dan dalam upaya Mohamed Hany untuk membersihkan bola dari jalur penyerang tersebut, ia hanya berhasil memasukkan bola ke gawangnya sendiri.
Setelah mendapatkan peluang hidup, Belgium mulai menyerang bertubi-tubi di setiap kesempatan, dengan Mostofa Shobeir dengan cemerlang menggagalkan Brandon Mechele dengan penyelamatan satu tangan terbang di akhir pertandingan.
Hasil imbang ini memastikan bahwa Belgium hanya kalah sekali dalam 16 pertandingan babak penyisihan grup terakhir mereka di Piala Dunia (W8, D7), dan meskipun Mesir gagal meraih lembaran bersih kelima dalam enam pertandingan terakhir mereka, penampilan ini secara umum pertanda baik bagi tim berat Afrika tersebut.