Bek Maroko Nayef Aguerd jelaskan kepergiannya jelang laga pembuka Piala Dunia

Bek Maroko Nayef Aguerd jelaskan kepergiannya jelang laga pembuka Piala Dunia

Aguerd yang memulai debutnya bersama Atlas Lions dalam laga persahabatan melawan Albania pada tahun 2016, tidak akan ikut serta di Piala Dunia 2026 setelah posisinya di skuad timnas digantikan oleh Marwane Saadane.

Bek Marseille itu sebelumnya sudah diragukan untuk tampil di turnamen yang digelar bersama Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Kepergiannya dari skuad kemudian dikonfirmasi oleh badan pengatur sepak bola dunia FIFA dengan perubahan yang muncul di daftar pemain.

Aguerd jelaskan alasan utama

“Ini bukan kemunduran atau kekambuhan cedera saya. Sebaliknya, saya merasa semakin baik setiap hari, dan cedera saya kini sudah berlalu,” ujar Aguerd melalui media sosial setelah mengonfirmasi kepergiannya.

“Namun, bersama staf pelatih, kami merasa tingkat performa saya saat ini belum cukup untuk membantu tim seperti yang saya inginkan selama babak grup.”

Atlas Lions akan menjalani babak grup tanpa Aguerd dan juga Abde Ezzalzouli yang mengalami cedera saat laga persahabatan melawan Norwegia pada hari Minggu.

Aguerd sempat berlatih tetapi sudah lama diganggu cedera, sementara Ezzalzouli dipaksa keluar dalam laga persahabatan melawan Norwegia, dengan diagnosis cedera ligamen lutut.

“Menjadi jelas bahwa saya tidak akan siap secara fisik 100% untuk memulai kompetisi. Keputusan ini diambil bersama staf pelatih, demi kepentingan terbaik tim dan kompetisi,” tambah Aguerd.

Selama Piala Dunia 2022 di Qatar, Aguerd bermain di tiga pertandingan grup dan babak 16 besar melawan Spanyol bersama Romain Saiss, dan Maroko hanya kebobolan satu kali dalam empat pertandingan itu, melalui gol bunuh diri Aguerd.

Namun, ia absen di kemenangan perempat final atas Portugal karena cedera, dan kemudian pertandingan penentu melawan Perancis karena sakit. Ia ditarik keluar beberapa menit sebelum kick-off di semifinal, meskipun sudah tercantum dalam susunan pemain resmi.

Aguerd menyimpulkan: “Sayangnya, hal itu tidak mungkin terjadi dalam waktu yang diperlukan. Saya adalah pemain timnas, tetapi di atas segalanya, saya juga seorang pendukung. Dan saya akan mendukung mereka, sama seperti kalian.”

Pada tahun 2023, Aguerd termasuk di antara 27 pemain yang dipilih pelatih Walid Regragui untuk mewakili Maroko di Piala Afrika 2023 (AFCON).

“Terima kasih sekali lagi atas dukungan kalian.”

Menurut Morocco News, Marwane Saadane yang bermain untuk Al-Fateh di Arab Saudi, telah dipanggil sebagai pengganti Aguerd.

Bek berusia 34 tahun itu membawa pengalaman dan kedalaman pertahanan bagi skuad Maroko yang kini harus beradaptasi dengan cepat sebelum menghadapi salah satu lawan terberat turnamen.

Mazraoui dinyatakan fit

Sementara itu, Manchester United telah mengonfirmasi ketersediaan Noussair Mazraoui untuk laga pembuka Maroko melawan juara dunia lima kali tersebut.

Menurut pernyataan yang diterbitkan di situs klub Premier League itu, Mazraoui telah mengatasi masalah cederanya dan bahkan bisa tersedia untuk laga pembuka Piala Dunia Maroko melawan Brasil.

Bek itu mendarat dengan canggung di bahunya saat laga persahabatan melawan Norwegia, memicu kekhawatiran bahwa partisipasinya di turnamen mungkin diragukan.

Pernyataan itu berbunyi: “Namun, pemain nomor 3 kami telah kembali berlatih setelah bekerja di gym sebagai tindakan pencegahan. Nous telah dievaluasi dengan cermat oleh tim medis negaranya dan berharap dapat tersedia untuk pertandingan penting di Grup C pada hari Sabtu.”

Maroko memiliki sejarah Piala Dunia yang kaya, lolos ke turnamen sebanyak tujuh kali (1970, 1986, 1994, 1998, 2018, 2022, dan 2026).

Puncaknya terjadi pada turnamen 2022 di Qatar, ketika mereka menjadi sorotan global sebagai negara Afrika dan Arab pertama yang mencapai semifinal Piala Dunia.

Maroko memuncaki grup yang sulit, mengeliminasi Spanyol dan Portugal di babak gugur, dan akhirnya finis di posisi keempat. Selain Brasil, Maroko akan menghadapi Skotlandia dan Haiti di babak grup.