Sepak bola wanita tidak menarik? Lionel Messi tak sependapat
Messi kini berusia 38 tahun dan sudah lama berkarier di level tertinggi. Sebentar lagi, ia akan memimpin Argentina sebagai kapten dan juara bertahan di Piala Dunia. Sosok sebesar Messi pun sadar bahwa sepak bola wanita tidak bisa dipandang sebelah mata. Karena itu, ia memutuskan untuk ikut serta dan membangun tim dari nol.
Pada 16 April, Messi mengakuisisi UE Cornella, sebuah klub yang berlaga di Segunda Catalana, kira-kira setara dengan kasta ketujuh sepak bola Spanyol. Ambisinya adalah perlahan-lahan menanjak hingga ke La Liga. Sendiri, langkah ini tidaklah terlalu istimewa. Banyak pesepak bola setaranya yang memiliki klub kecil: Kylian Mbappe punya SM Caen, sedangkan Zlatan Ibrahimovic menjadi salah satu pemilik Hammarby dari Swedia.
Tak hanya itu, Messi juga mendirikan tim sepak bola wanita, yang sebelumnya tidak ada di klub tersebut. Ambisinya juga tidak main-main: menembus Liga F, kasta tertinggi sepak bola wanita Spanyol. Saat ini, liga itu dikuasai oleh Barcelona, klub favoritnya, yang menjadi markas banyak pemain top wanita. Namun, bintang terbesar Barca, Alexia Putellas, baru saja pergi setelah 14 tahun membela klub.
Bayangan klub milik Messi suatu saat mampu menyaingi Barcelona di papan atas tentu akan menjadi narasi yang menarik di sepak bola wanita Spanyol.
Apakah Anda tertarik dengan sepak bola wanita? Kunjungi queenballers.com, tempat Anda bisa menemukan profil pemain, fakta menarik, dan cerita-cerita.
Ambisi yang sama juga terlihat pada proyek Frauen-Bundesliga di Borussia Dortmund. Tim wanita Dortmund baru dibentuk pada 2020 dan secara konsisten naik kasta setiap musim. Klub baru saja mendapat suntikan tenaga besar dengan bergabungnya Alexandra Popp setelah 14 tahun di Wolfsburg, serta Ralf Kellermann yang selama dua puluh tahun terakhir berperan sebagai pemandu bakat, pelatih, direktur olahraga, dan kepala departemen wanita di Wolfsburg.
Kellermann sukses menjadikan Wolfsburg sebagai raksasa Eropa dengan koleksi gelar Bundesliga, rekor sebelas piala domestik, serta dua trofi Liga Champions pada 2013 dan 2014. Bersama pelatih Thomas Hogner, ia bertugas membangun struktur profesional di Dortmund agar tim wanita bisa menembus Bundesliga. Tantangan berikutnya pun sudah jelas.
Kembali ke raja Argentina. Messi belum mengungkapkan seperti apa rekrutan atau investasi yang direncanakan untuk klubnya. UE Cornella saat ini sudah memantau pemain muda di seluruh Catalonia, sementara tim wanita awalnya akan berjalan di level amatir dengan rencana profesionalisasi bertahap dan investasi infrastruktur. Sangat mungkin klub baru Messi ini akan melahirkan bakat setara Aitana Bonmati, yang telah meraih tiga Ballon d'Or.
Akan tetapi, fakta bahwa Messi berinvestasi dan membangun tim wanita sudah berbicara banyak. Baginya, sepak bola wanita jelas bukan sesuatu yang bisa dipinggirkan atau dianggap nomor dua.
Piala Dunia pria segera dimulai dalam hitungan hari, sementara puncak sepak bola wanita akan berlangsung di Brasil musim panas nanti. Di Queenballers.com, Anda bisa mendapatkan segala informasi yang Anda butuhkan tentang sepak bola wanita.