Wasit Somalia Omar Artan Ditolak Masuk Amerika Serikat untuk Piala Dunia
Belum jelas mengapa Artan dicegah memasuki AS di Bandara Internasional Miami, tetapi Somalia termasuk dalam daftar negara yang masuk dalam larangan perjalanan yang diperkenalkan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.
"Omar Artan adalah salah satu wasit paling dihormati di Afrika dan layak mendapat dukungan dari seluruh komunitas sepak bola," kata Ciise Aden Abshir, penasihat senior Kementerian Pemuda dan Olahraga Somalia dan mantan kapten tim nasional, kepada AFP.
Artan memiliki visa yang sah untuk AS, kata Abshir. Ia telah terbang kembali ke Istanbul, tempat ia tinggal.
"Menolak masuknya ke Amerika Serikat dan mencegahnya memimpin pertandingan yang dijadwalkan tidak hanya merugikan dirinya secara pribadi, tetapi juga merusak komitmen sepak bola terhadap keadilan, prestasi, dan semangat fair play," tambah Abshir.
Artan termasuk di antara 52 wasit yang diumumkan oleh FIFA untuk memimpin pertandingan final Piala Dunia Juni-Juli di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
Ia telah menjadi wasit di kejuaraan liga sepak bola nasional Somalia sejak menjadi wasit FIFA pada tahun 2018.
Ia juga telah memimpin pertandingan di final Piala Afrika (AFCON) 2023 di Aljazair, dan pada tahun 2025 ia dinobatkan oleh Konfederasi Sepak Bola Afrika sebagai wasit pria terbaik tahun ini.
Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud memuji Artan pada bulan April setelah ia membuat sejarah sebagai orang Somalia pertama yang terpilih untuk memimpin pertandingan final Piala Dunia.
"Saya memuji usaha, profesionalisme, dan integritas yang ditunjukkan oleh wasit Omar, karena ia telah menjadi simbol inspirasi bagi generasi baru Somalia," kata Mohamud.