Bruno Guimaraes Menegaskan Brasil Perlu Diberi 'Rasa Hormat yang Pantas' Menuju Piala Dunia

Bruno Guimaraes Menegaskan Brasil Perlu Diberi 'Rasa Hormat yang Pantas' Menuju Piala Dunia

Selecao memenangkan gelar terakhir dari lima gelar juara dunia pada 2002, dan dalam lima Piala Dunia berikutnya mereka tersingkir di babak perempat final sebanyak empat kali.

Brasil datang ke turnamen tahun ini di Amerika Utara dengan peringkat enam dunia, dan boleh dibilang tidak memiliki bintang super seperti yang dulu menjadi sorotan.

"Tidak ada negara lain yang memiliki lima bintang di lambang dada. Kami punya pemain-pemain tangguh dari klub-klub besar, seperti Vini dan Raphinha. Sudah saatnya pemain kami dihormati sebagaimana mestinya," ucap gelandang Newcastle United, Guimaraes, kepada jurnalis di pusat pemusatan latihan Brasil di New Jersey.

Skuad asuhan Carlo Ancelotti, yang menempati peringkat kelima dalam grup kualifikasi Amerika Selatan (10 tim) dengan selisih 10 poin dari pemuncak klasemen Argentina, akan memulai petualangan Piala Dunia melawan Maroko pada Sabtu di Stadion MetLife, tepat di luar New York.

Brasil menuntaskan persiapan menuju Piala Dunia dengan dua kemenangan berturut-turut di laga persahabatan: menekuk Panama 6-2 di Rio de Janeiro, lalu menaklukkan Mesir 2-1 di Cleveland, Ohio, pada Sabtu.

"Kami tidak bisa merasa lebih baik. Kami menang dan tampil apik di dua laga uji coba. Masih ada beberapa hari untuk mematangkan persiapan, tapi kami sudah siap," ujar Guimaraes yang mencetak gol pertama Brasil saat melawan Mesir.

"Saat Piala Dunia bergulir, semua orang akan melupakan kejadian sebelumnya. Semoga kami bisa meraih kemenangan di laga pertama, itu akan menjadi fondasi yang kuat."

Brasil juga akan menghadapi Haiti dan Skotlandia di Grup C, dan mereka masih menunggu kepastian apakah Neymar bisa tampil di laga-laga grup.

Mantan penyerang Barcelona dan Paris Saint-Germain yang kini berusia 34 tahun tersebut saat ini membela Santos di Brasil, dan terakhir kali membela tim nasional pada 2023.

Meskipun demikian, Ancelotti nekat memanggil Neymar ke dalam skuad, namun pemain tersebut kemudian mengalami cedera betis.

Brasil sudah terpaksa merevisi skuadnya. Bek sayap Roma, Wesley, dipastikan tidak bisa tampil di turnamen setelah cedera paha pada akhir pekan.

Posisinya digantikan oleh Ederson, gelandang Atalanta asal Italia yang berusia 26 tahun dan dikabarkan akan bergabung dengan Manchester United usai Piala Dunia.

"Bermain di Piala Dunia merupakan puncak karier bagi pemain. Kami berharap Wesley cepat sembuh," ucap Guimaraes.