Wahi Cetak Gol Penyeimbang di Ujung Laga untuk Nice Hantam Peluang Marseille Finis di Empat Besar

Wahi Cetak Gol Penyeimbang di Ujung Laga untuk Nice Hantam Peluang Marseille Finis di Empat Besar

Setelah merayakan kelanjutan ke final Coupe de France, Nice harus segera mengalihkan perhatian ke perjuangan bertahan di Ligue 1.

Dengan posisi mereka yang rendah, tak mengherankan jika pasukan Claude Puel menerapkan strategi bertahan, sementara tuan rumah yang mengejar tiket Eropa mengancam di lima menit pertama ketika sundulan Arthur Vermeeren ke tiang jauh memaksa Yehvann Diouf menepis bola dari bahaya.

Kiper Nice itu kembali bekerja saat pertandingan mendekati menit ke-30, bereaksi cepat untuk menghalau sundulan Leonardo Balerdi di penampilan ke-150nya di Ligue 1.

Marseille terus menekan sejak awal babak kedua, ketika Pierre-Emerick Aubameyang menyundul melebar dari peluang emas, tak lama sebelum Tochukwu Nnadi ditahan oleh blok putus asa Juma Bah di detik terakhir.

Saat Marseille maju terus, Wahi dan Mohamed-Ali Cho mengingatkan tuan rumah akan ancaman tim tamu, memaksa Geronimo Rulli melakukan dua penyelamatan kuat secara berurutan.

Dengan kekecewaan yang menumpuk di Stade Velodrome, ada napas lega bersama ketika tuan rumah akhirnya memecah kebuntuan lewat sumber tak terduga, Pierre-Emile Hojbjerg; internasional Denmark itu menghasilkan sundulan menukik untuk mengalihkan bola melewati Diouf dari umpan silang berbahaya Nnadi.

Gol liga pertama Hojbjerg sejak November meyakinkan Puel untuk memanggil Kail Boudache, yang dalam sekejap setelah masuk, gagal memanfaatkan peluang ketika sundulannya melebar dari gawang kosong usai Rulli ceroboh kehilangan bola.

Syukurlah bagi Boudache, Les Aiglons mendapat kesempatan lain untuk menyamakan kedudukan ketika Tadjidine Mmadi menginjak mantan pemain Marseille Jonathan Clauss, membolehkan Wahi menunjukkan kepercayaan dirinya dari titik penalti, dengan Panenka sempurnanya merebut hasil imbang yang menjauhkan timnya lima poin dari zona degradasi.

Sedangkan bagi kubu Habib Beye, mereka kini tertinggal empat poin dari empat besar dan menghadapi perjuangan berat untuk amankan kualifikasi UEFA Champions League.