Villarreal bertahan kukuh kalahkan Celta Vigo dan hampir amankan posisi di Liga Champions musim depan
Awal pertandingan yang luar biasa membuat wasit Alejandro Quintero Gonzalez langsung menunjuk titik penalti dalam waktu kurang dari 30 detik setelah Alberto Moleiro menerobos ke kotak penalti Celta dan dilanggar Yoel Lago. Gerard Moreno menendang penalti itu ke sudut bawah gawang untuk memberikan keunggulan bagi Villarreal pada menit kedua.
Respons tim tamu mulai terlihat menguat sekitar menit ke 10 ketika Borja Iglesias menjadi pusat kerumunan di depan gawang pada satu sepak pojok sebelum Pablo Duran melepaskan tendangan voli pada yang lain namun itu saja upaya serangan mereka.
Tim tuan rumah menambah keunggulan menjadi 2-0 tepat sebelum menit ke 30 dengan hanya tembakan kedua mereka dalam laga. Alfonso Pedraza mengejar umpan panjang di sayap kiri dan mengoper bola ke tepi kotak penalti di mana Moreno membiarkannya lewat untuk Nicolas Pepe yang mengarahkan bola pertama kali melewati Ionut Radu.
Os Celestes akhirnya memaksa Arnau Tenas beraksi di ujung lain lapangan tapi kiper itu berhasil menahan peluang Sergio Carreira dan kemudian menyelam untuk menahan tendangan voli lembut Hugo Alvarez usai umpan silang cepat dari Oscar Mingueza menjelang babak pertama berakhir.
Mengingat hanya Barcelona dan Real Madrid yang mengumpulkan poin tandang lebih banyak daripada Vigo dan 15 dari 21 gol tandang mereka dicetak setelah istirahat ini pertandingan masih sangat terbuka.
Alvarez berusaha membuktikan hal itu sejak awal babak kedua tapi gagal mengenai sasaran dari posisi menjanjikan sebelum Radu menjaga timnya tetap bertahan dengan penyelamatan ganda hebat untuk menepis Georges Mikautadze dan Pape Gueye menjelang menit ke 60.
Setelah hampir mengunci kemenangan Gueye justru memberi tim Claudio Giraldez kesempatan bangkit di 20 menit terakhir dengan pelanggaran ceroboh pada Iglesias di dalam kotak penalti. Penyerang itu sendiri menendang penalti meski ditahan Tenas wasit memberikan tendangan ulang karena pelanggaran masuk.
Iglesias tidak memberi kesempatan kiper pada upaya kedua dengan menendang bola ke sudut atas gawang.
Celta hampir menyelesaikan kebangkitan dengan 10 menit tersisa ketika Ferran Jutgla menyundul umpan silang Iago Aspas ke tiang gawang.
Momen menegangkan di menit akhir bisa dihindari El Submarino Amarillo jika Alfon tidak menendang voli terlalu keras langsung ke pelukan Radu tapi tim Marcelino sudah cukup untuk unggul 15 poin dari peringkat kelima dengan lima laga tersisa.
Celta gagal kembali ke posisi Eropa meninggalkan La Ceramica tanpa poin untuk kali kelima berturut-turut.