Thomas Tuchel menegaskan Inggris sudah siap hadapi suhu panas dan kelembapan di Piala Dunia
Banyak pemain dijadwalkan terbang ke Miami pada Senin malam untuk mengikuti kamp aklimatisasi cuaca panas selama sepuluh hari sebelum turnamen.
Bukayo Saka, Declan Rice, Noni Madueke, dan Eberechi Eze dari Arsenal mendapat tambahan waktu pemulihan setelah kekalahan di final Liga Champions pada Sabtu lalu melawan Paris Saint-Germain di Budapest, sehingga mereka akan menunda keberangkatan.
Kiper Crystal Palace, Dean Henderson, yang membantu klub London itu memenangkan final Conference League pekan lalu, juga diperkirakan akan datang terlambat dan melewatkan laga persahabatan melawan Selandia Baru di Tampa pada Sabtu.
Pertemuan di Palm Beach
21 pemain lainnya, beberapa di antaranya sedang berlibur di Amerika dan Karibia, akan berkumpul di West Palm Beach.
"Saat saya kembali terhubung dengan pertandingan dan menyusun sesi latihan serta pertemuan untuk merekatkan tim di Florida dengan apa yang sudah kami bangun, saya melihat banyak kualitas," ujar Tuchel kepada Sky Sports television.
"Itu langsung memberi saya keyakinan penuh dan kegembiraan bahwa kami bisa melangkah jauh kelak."
Tuchel menyadari bahwa cuaca panas tidak akan menguntungkan Inggris setelah musim klub yang panjang dan berat.
"Kami tidak terbiasa dengan panas dan kelembapan seperti ini, dan bahkan ketinggian jika kami bermain di Meksiko," katanya. "Akan ada banyak tantangan di Piala Dunia ini. Panas adalah salah satunya, tetapi kami sudah siap.
"Kami mengetahui reaksi masing-masing pemain terhadap panas dan kami memiliki strategi pendinginan. Kami mendapat bantuan dari Tim GB dan para spesialis di seluruh dunia untuk merumuskan solusi yang membantu pemain beradaptasi.
"Kami tahu persis berapa lama waktu yang ingin kami berikan dalam pra-kamp, waktu ideal untuk berlatih di bawah sinar matahari dan agar kami juga tidak berlebihan."
Cuaca yang sangat panas menjadi kekhawatiran utama pada Piala Dunia Antarklub 2025 di Amerika Serikat pada Juni-Juli, dengan para ahli medis dan serikat pemain menyuarakan kekhawatiran tentang stres panas, dehidrasi, dan waktu pemulihan yang lebih lambat.
Tuchel mengatakan Inggris tidak membuat alasan menjelang turnamen di AS, Kanada, dan Meksiko.
"Panas memang menjadi faktor, tetapi tidak boleh terkesan bahwa kami sudah membuat alasan," ujarnya. "Kondisi ini tidak menguntungkan kami dan merupakan rintangan yang harus diatasi."