Afrika Selatan Berangkat ke Piala Dunia Tanpa Asisten Pelatih karena Masalah Visa
Setelah tertunda selama 24 jam penuh ketegangan, penerbangan charter akhirnya berangkat dari Johannesburg. Skuad seharusnya bertolak pada hari Minggu, tetapi terhambat oleh masalah visa yang oleh SAFA dianggap sebagai kesalahan administrasi.
Mkhalele, yang pernah menjadi winger tim nasional dan bermain 66 laga untuk Bafana Bafana, termasuk pada debut Piala Dunia mereka di Prancis 1998, akan menyusul tim setelah permohonan visanya ditolak pada awalnya.
"Konsulat Jenderal AS di Johannesburg menolak visa tersebut tanpa memberikan alasan. Sangat sulit menghadapi proses yang tidak memberikan informasi apa pun," kata Presiden SAFA Danny Jordaan kepada South African Broadcasting Corporation pada Senin.
"Kami tidak tahu mengapa ditolak, kami bagaikan meraba dalam gelap, tetapi kami berharap masalah ini segera terselesaikan. Semua pemain sudah dalam penerbangan dan 99% staf teknis juga," tambahnya.
Afrika Selatan dijadwalkan menghadapi Jamaika dalam laga persahabatan pada Jumat sebelum menjamu Meksiko dalam pertandingan pembuka yang meriah di Mexico City.
"Kami sangat senang sekarang bisa pergi ke Meksiko," kata pelatih Afrika Selatan Hugo Broos. "Beberapa hari terakhir sedikit menegangkan dengan semua masalah yang kami hadapi, tetapi masalah itu sudah berlalu dan kami bisa fokus pada apa yang akan datang. Sepuluh hari ini akan berlalu sangat cepat, begitu tiba di sana kami akan mulai bekerja, fokus pada pertandingan pertama melawan Meksiko, jadi waktu akan terasa cepat. Saya pikir semua orang tidak sabar untuk memulai Piala Dunia."
Afrika Selatan berada di Grup A dan akan menghadapi Republik Ceko di Atlanta pada 18 Juni serta Korea Selatan di Monterrey, Meksiko enam hari kemudian.
Ini adalah penampilan keempat mereka di final Piala Dunia dan mereka berusaha untuk lolos dari fase grup untuk pertama kalinya.