Tak Ada yang Berubah dari Hasrat Juara Saya, Ucap Dembele dari PSG Jelang Final UCL

Tak Ada yang Berubah dari Hasrat Juara Saya, Ucap Dembele dari PSG Jelang Final UCL

Mengawali konferensi pers, Dembele menyampaikan kekagumannya kepada lawan.

“Arsenal adalah tim yang hebat. Kami melihat mereka mendominasi Premier League dan penampilan mereka di Liga Champions. Mereka pantas lolos ke final. Mereka memainkan sepakbola yang apik di semua lini. Pelatih mereka juga sangat istimewa,” ujarnya.

Winger asal Prancis itu menegaskan bahwa raihan Ballon d'Or musim lalu tidak sedikit pun mengubah ambisinya.

“Itu tidak mengubah permainan atau jati diri saya. Saya hanya merasa memiliki tanggung jawab lebih besar sejak bergabung dengan PSG. Namun selera juara saya tetap sama, saya masih ingin mengangkat trofi bersama tim. Penghargaan individu memang menjadi perbincangan, tapi prioritas saya adalah kemenangan bersama PSG,” lanjut Dembele.

Kabar cedera betis Dembele di penghujung musim Ligue 1 sempat membuat gempar suporter PSG. Namun sang pemain sendiri optimis akan fit untuk laga di Budapest.

“Saya tidak khawatir akan absen di final karena saya punya waktu 10-15 hari untuk bersiap. Musim ini sangat melelahkan bagi semua pihak di PSG, kami nyaris tanpa jeda. Namun kami benar-benar siap tempur,” jelasnya mengomentari jadwal sibuk PSG.

Sebagai juara bertahan, PSG hampir tidak menjalani pramusim karena harus berangkat dari Piala Dunia Antarklub langsung menuju Piala Super dan awal musim baru.

“Kami berusaha mencapai kesiapan fisik. Pelatih memberikan banyak waktu istirahat. Ia bersama stafnya sudah menyusun jadwal tiap laga dengan detail. Namun saya justru senang jika banyak bertanding, karena itu menandakan kami melaju sejauh mungkin,” kata Dembele.

Mengenai sang arsitek, Dembele meyakini Luis Enrique adalah salah satu pelatih terbaik yang pernah menanganinya.

“Ia sangat membantu perkembangan saya, baik saat menguasai bola maupun tidak. Saya selalu berusaha mengikuti semua instruksi taktiknya. Selain itu, saya berada di antara pemain-pemain hebat sehingga semuanya terasa lebih mudah,” jelasnya.

Pemain yang kini berusia 29 tahun tersebut membahas target PSG untuk mempertahankan gelar juara.

“Kami selalu bercita-cita tampil di final Liga Champions. Saat itu adalah momen historis. Kami adalah tim muda nan ambisius. Kemenangan besok sangat berarti bagi kami. Jika berhasil, memenangkannya lagi akan menjadi catatan sejarah. Kami tengah dalam performa terbaik dan menikmati setiap momen. Kami punya staf dan pemain hebat serta semangat juang tinggi. Kami yakin mampu merebut trofi Liga Champions,” tegasnya.