Komisi Pastikan Bos Southampton Tonda Eckert Setujui Skema Pemata-mataan
Komisi yang ditunjuk oleh Liga Sepak Bola Inggris mengungkapkan bahwa staf junior mendapat tekanan untuk menjalankan aksi pemata-mataan dengan tujuan meraih keunggulan olahraga atas lawan, termasuk Middlesbrough yang berhasil dikalahkan Southampton di babak semifinal.
Middlesbrough akan menggantikan posisi Southampton untuk melawan Hull City pada Sabtu di final play-off, yang dikenal sebagai pertandingan termahal dalam sepak bola karena hadiah besar dari Liga Primer yang menanti sang pemenang.
"Tuan Eckert mengakui, sebagaimana mestinya, bahwa informasi seperti susunan pemain dan cedera adalah data sensitif yang ingin dijaga kerahasiaannya oleh sebuah klub menjelang pertandingan," tulis komisi dalam putusannya.
"Ia juga mengakui bahwa secara khusus ia telah mengizinkan pengamatan untuk memperoleh informasi tentang formasi dan ketersediaan pemain kunci."
Komisi, yang juga menjatuhkan hukuman pengurangan empat poin untuk Southampton pada musim depan, mengkritik cara staf junior digunakan dalam skema mata-mata ini.
"Cara staf junior ditekan untuk melakukan aktivitas yang mereka rasa, setidaknya, salah secara moral," ujar komisi dalam alasan tertulis putusan yang diterbitkan EFL pada Kamis.
"Staf tersebut berada dalam posisi rentan tanpa jaminan pekerjaan dan kemampuan terbatas untuk menolak atau melawan instruksi yang diberikan kepada mereka."