'Sekarang sudah tidak lagi di kendali kita': Pep Guardiola mengakui gelar juara tak lagi bisa digenggam Manchester City

'Sekarang sudah tidak lagi di kendali kita': Pep Guardiola mengakui gelar juara tak lagi bisa digenggam Manchester City

"Sekarang sudah tidak lagi di kendali kita, dulu masih bisa, sekarang tidak," kata Guardiola.

"Kami punya empat pertandingan tersisa di Premier League. Mereka akan cukup serupa dan kita lihat apa yang terjadi."

City sempat punya kesempatan menyamakan poin dengan pemuncak klasemen Arsenal jika menang atas Everton pada Senin dan Brentford lima hari kemudian.

Alih-alih, mereka kini tertinggal lima poin, meski masih punya satu laga sisa, dan butuh kegagapan dari Arsenal.

Guardiola hanya bisa merenungkan satu poin yang diraih daripada tiga yang hilang di Stadion Hill Dickinson.

"Lebih baik daripada kalah," katanya. "Kami lebih suka menang. Kami bermain untuk itu dan kami baru saja tunjukkan betapa solidnya tim ini. Kami sudah coba segalanya. Para pemain sangat agresif."

Sayap Jeremy Doku mencetak gol penyeimbang dramatis di menit ke-97 untuk melengkapi dua gol malam itu, dan menggemakan kekecewaan manajernya sambil menegaskan City belum meninggalkan keyakinan dengan empat laga liga yang masih tersisa.

"Sakit sekarang tapi masih banyak pertandingan yang harus dimainkan dan segala kemungkinan bisa terjadi," ujar Doku. "Kami akan terus berjuang. Itu kewajiban kami pada diri sendiri dan para penggemar."

Pembom City Erling Haaland, yang mencetak gol di menit ke-83, terdengar berkata "Kami masih dalam perebutan" saat berjabat tangan dengan rekan-rekannya setelah peluit akhir.

Setelah laga Sabtu melawan Brentford, City akan menghadapi Crystal Palace, Bournemouth, dan Aston Villa di tiga pertandingan liga terakhir mereka.

Arsenal punya jadwal yang jauh lebih ringan, setidaknya di atas kertas, dengan laga melawan West Ham United yang terancam degradasi, Burnley yang sudah terdegradasi, dan Palace.

Sementara harapan mereka meraih gelar liga mendapat pukulan telak pada Senin, City secara teknis masih berpeluang raih treble domestik. Mereka mengalahkan Arsenal untuk juara Piala Liga pada Maret, dan akan bertemu Chelsea di final Piala FA pada 16 Mei.