Pelatih Timnas Norwegia Solbakken Pernah Terpikir Mundur Sebelum Sukses Kualifikasi Piala Dunia yang Luar Biasa
Buku "Oppstandelsen" ("Kebangkitan") menceritakan perjalanan tim nasional, mulai dari krisis besar saat Norwegia gagal lolos ke Kejuaraan Eropa 2024, hingga kegembiraan yang melanda seluruh negeri ketika tim pria nasional berhasil mengamankan tempat di Piala Dunia tahun ini.
Penulis Alfred Fidjestol mengungkapkan bahwa ia memperoleh akses istimewa ke kelompok inti tim nasional. Ia menyaksikan beberapa sesi latihan rahasia, melakukan obrolan mendalam dengan Solbakken, serta berbincang dengan kapten Martin Odegaard dan lainnya.
Pasca kekalahan Norwegia dari Spanyol pada Oktober 2023 yang mematikan harapan lolos ke Kejuaraan Eropa 2024, Stale Solbakken segera mengumpulkan para petinggi tim nasional hanya beberapa jam setelah pertandingan.
"Saya tidak yakin apakah saya dibenci, tapi saya rasa tidak ada tim di Norwegia yang lebih penuh emosi daripada tim sepak bola pria nasional. Kami pun sangat kecewa", ujar Stale Solbakken kepada NRK. "Sangat penting untuk memberikan keterangan setelah laga kontra Spanyol."
Dalam pertemuan tersebut, ia menyatakan bahwa dirinya harus "menilai ulang segala hal" menyusul kekecewaan besar itu. "Menurut saya, di tengah fase seperti ini, bukan hanya soal bertahan saja, melainkan butuh waktu istirahat untuk merenungkan semuanya."
Usai kegagalan di kualifikasi Kejuaraan Eropa, tim nasional menghadapi kritik pedas dari berbagai pihak. Solbakken merasa telah mengecewakan seluruh rakyat. Penulis Fidjestol berbincang dengan sejumlah orang yang hadir saat Solbakken menyampaikan pesannya.
Buku itu menyebutkan: "Ia merasa perlu memberitahu para asistennya tentang hal itu. Ini momen alami untuk merenungi prospek ke depan. Kesempatan telah berlalu, dan butuh sembilan bulan lagi sebelum tim nasional tampil di laga berarti", kata Fidjestol kepada NRK.
"Tentu saja, ia perlu memeriksa apakah semangat dan keyakinannya masih ada untuk menegaskan bahwa dirinya orang yang tepat memimpin. Saat itu, keraguan mulai muncul di kalangan masyarakat", tulis Fidjestol dalam bukunya.
Setahun setelah tersingkir oleh Spanyol, Norwegia berhasil juara grup di Liga Bangsa Bangsa. Enam bulan kemudian, mereka membuka kualifikasi Piala Dunia dengan kemenangan awal dari delapan kemenangan berturut turut dalam delapan laga, sekaligus mengantongi tiket ke Piala Dunia.