Pelatih Nottingham Forest Pereira Sebut Cedera Jadi Biang Kerok Kekalahan di Semifinal Lawan Aston Villa
Nottingham Forest sempat unggul 1-0 secara agregat usai laga pertama menghadapi Aston Villa, tapi mereka hancur lebur ditumbangkan tim besutan Unai Emery dengan skor 4-0 di pertandingan kedua.
Skuad Liga Premier yang sedang kesulitan ini kehilangan enam pemain gara gara cedera, meski Morgan Gibbs-White tercantum di bangku cadangan, luka berdarah parah yang dideritanya saat mengalahkan Chelsea pada akhirnya membuatnya tak bisa turun bermain.
Dalam wawancara dengan TNT Sports pasca pertandingan, Pereira yakin bahwa bila seluruh pasukannya lengkap tanpa hambatan, kisahnya bisa berubah total.
"Untuk bersaing di semifinal dan lawan tim sekelas Aston Villa, kami butuh semua orang dalam kondisi prima untuk berjuang," ujarnya.
"Jika dilihat sebelum kick off di bangku cadangan kami hanya punya tiga pemain, sebab yang lain cedera. Cadangan kami hari ini cuma solusi dari tim utama yaitu Bakwa, Luca, Murillo.
"Kami berusaha tapi dia cedera dan tak layak bermain, serta Yates. Ini terlalu minim untuk datang ke sini tanpa opsi cadangan.
"Bertanding lawan Chelsea lalu harus bepergian lagi ke sini hanya dalam tiga hari, itu tak mungkin. Saya sangat bangga dengan para pendukung kami, mereka berusaha jauh jauh datang untuk menyemangati, tapi tetap saja tak tercapai. Sungguh disayangkan tapi saya bangga pada para pemain saya karena mereka sudah berjuang habis habisan."
Saat ditanya kenapa timnya tak mampu menyamai intensitas Aston Villa, Pereira semakin menegaskan pendapatnya.
"Aina, absen. Morgan (Gibbs-White) absen. Sangare, absen. Murillo, absen. Callum (Hudson-Odoi), absen. Ndoye, absen. Supaya bisa turun dengan skuad lengkap kami masukkan tiga pemain cedera ke bangku cadangan, dan tambah tiga lagi dari akademi," tambahnya.
"Untuk berkompetisi dalam kondisi seperti ini, usai laga lawan Chelsea, dan tampil di semifinal, itu tak mungkin. Makanya saya bilang kami tak sanggup bersaing."