Pelatih Machida Zelvia Go Kuroda Tak Cemas Hadapi Bintang Bintang Al Ahli
Machida tampil pertama kali di kejuaraan benua ini dan berhasil mengatasi rintangan untuk bertemu tim yang memiliki pemenang Liga Champions UEFA Riyad Mahrez dan Edouard Mendy serta penyerang Inggris Ivan Toney.
"Siapa pun lawan kami, kami siap bermain dengan gaya sepak bola Machida Zelvia dan tampil tanpa penyesalan sama sekali," ujar Kuroda.
"Al Ahli adalah tim berpengalaman dengan banyak pemain mahir dan terampil, jadi kami tahu betapa kuatnya mereka.
"Tentu saja kami bermain dengan gaya sendiri dan kami tetap setia pada itu. Kami ingin tunjukkan bagaimana keyakinan kami bisa berjalan di panggung besar."
Machida, yang masih bermain di divisi kedua Jepang sejak 2023, memasuki final dengan catatan pertahanan mengagumkan karena belum kebobolan dalam empat pertandingan terakhir di kompetisi ini.
Tim J-League ini sudah mengalahkan satu tim papan atas Liga Pro Saudi dengan kemenangan perempat final atas Al-Ittihad sebelum memberi kekalahan 1-0 pada Shabab Al-Ahli dari Uni Emirat Arab di semifinal.
Sementara Al Ahli menjadi favorit jelang laga di Stadion Kota Olahraga King Abdullah, pelatih Al Ahli Matthias Jaissle mengakui timnya menghadapi tantangan untuk meruntuhkan pertahanan klub Jepang tersebut.
"Machida adalah tim disiplin tinggi dengan kerja keras luar biasa," kata Jaissle, yang berambisi menjadi pelatih pertama meraih gelar berturut-turut di era Liga Champions Asia.
"Cara mereka bertahan tanpa bola, ada upaya maksimal dari setiap pemain di lapangan.
"Tak mudah mencetak gol melawan mereka, terbukti di babak gugur, mereka tak banyak kebobolan sepanjang kampanye dan hanya tujuh gol dalam 12 laga (keseluruhan). Itu menunjukkan struktur mereka solid.
"Ini akan jadi laga sulit, tapi wajar begitu, kalau tidak mereka takkan lolos ke final."
Al Ahli berhadapan dengan kemungkinan tanpa Galeno setelah laporan cedera pada winger berpengaruh itu saat latihan minggu ini, tapi Jaissle yakin seluruh skuadnya tersedia.
"Sampai sekarang tampak bagus bahwa mayoritas pemain siap secara mental dan fisik," kata orang Jerman itu. "Ini laga istimewa dan semua ingin terlibat.
"Semua berusaha di hari hari terakhir untuk berada dalam kondisi fisik dan mental terbaik. Ini yang kami harapkan dari para pemain, jadi kami yakin semua siap."