Napoli Gagal Ambil Poin Penuh Saat Imbang Lawan Como, Peluang Juara Semakin Tipis
Memulai laga dengan selisih 10 poin dari eks klubnya Inter Milan, perhatian Antonio Conte kini tertuju pada perebutan posisi runner up di tengah keraguan soal kelanjutannya.
Namun, tim tamu justru lebih banyak bertahan sepanjang babak pertama, sementara Como menciptakan sejumlah peluang bagus. Nico Paz mengendalikan lini tengah dan memberi umpan terobosan kepada Anastasios Douvikas, yang berhasil melewati Vanja Milinkovic-Savic tapi gagal mengarahkan tembakannya melewati Amir Rrahmani di garis gawang.
Assane Diao menjadi pemain berikutnya yang lolos ke depan gawang berkat umpan Paz, tapi Milinkovic-Savic sigap menahan tendangan rendah itu, menjaga kedudukan nol nol menjelang turun minum.
Hanya AS Roma dengan sembilan laga tanpa kebobolan yang lebih unggul dari delapan milik Lariani, dan dengan 45 menit tersisa, catatan itu tampak bakal sejajar mengingat serangan Napoli yang kurang menggigit di paruh waktu pertama.
15 menit awal babak kedua tak banyak berubah, dan tim tamu beruntung punya Milinkovic-Savic yang lincah menepis upaya Martin Baturina yang sempat terpantul.
Peluang langka bagi Partenopei muncul di menit akhir ketika Scott McTominay mengontrol bola dengan baik saat menyusup, tapi ia gagal membidik tembakan dekat gawangnya.
Peluang itu seolah membangunkan Napoli, Matteo Politano membelokkan bola ke tiang gawang lima menit sebelum peluit panjang, tapi itulah kedekatan terdekat kedua tim meraih kemenangan dalam pertandingan yang mayoritas membosankan.
Belum pernah mengalahkan tim top tiga di liga musim ini (D3, L3), Como tetap hanya terpaut lima poin dari kelompok itu, dan lebih krusial lagi, dua poin dari Juventus serta tiket Liga Champions UEFA, meski sudah main satu laga lebih banyak.
Sementara itu, Partenopei hanya kumpulkan 12 poin dari 30 kemungkinan dalam 10 laga tandang lawan tim top 13 pembuka ronde (D3, L6), yang menjelaskan mengapa mereka gagal ikuti langkah Inter calon juara.