Manchester City Bermain Sama Tahan dengan Bournemouth Hingga Serahkan Gelar Premier League kepada Arsenal
Berita kepergian Guardiola yang hampir pasti membayangi persiapan menghadapi laga yang cukup berat karena City berharap bisa memindahkan persaingan gelar ke pekan penutup.
Mereka membuka peluang pertama saat Antoine Semenyo berlari cepat di sisi kanan lalu memberikan bola kepada Jeremy Doku yang tendangannya dengan kaki kiri dengan mudah ditangkap Dorde Petrovic.
Semenyo kemudian berhasil memasukkan bola ke gawang lawan mantannya tapi gol itu dianulir karena offside.
Evanilson sempat kecewa karena tembakannya dari dekat melambung namun offside lagi menyelamatkannya.
Sebagian besar serangan tetap datang dari City dan Erling Haaland melihat tendangan kaki kirinya diblok Evanilson setelah pemain Brasil itu menyapu sundulan Rodri dari tendangan sudut Bernardo Silva.
Namun justru tim Andoni Iraola yang membuka keunggulan lebih dulu dengan gol yang tentu disambut meriah di London Utara sama seperti di Dorset. Junior Kroupi mengambil bola dari umpan Adrien Truffert lalu melepaskan tendangan kaki kanan yang tak terbendung melewati Gianluigi Donnarumma yang diam saja.
Champagne milik skuad Arsenal sudah disiapkan tapi mereka mungkin ragu setelah Petrovic melakukan penyelamatan bagus untuk menggagalkan Nico OReilly dari jarak dekat hanya beberapa detik setelah babak kedua dimulai.
Para pendukung City yang berharap ini akan memicu serangan besar terhadap gawang Bournemouth justru kecewa.
Anehnya Bournemouth tidak bertahan habis habisan seperti tim lain yang unggul atas City. Donnarumma harus menepis tembakan Adrien Truffert sementara Kroupi membuang peluang dari umpan tumit Evanilson dalam aliran permainan yang indah.
Rayan nyaris menjadi remaja keempat yang mencetak gol di empat laga Premier League berturut turut saat ia bereaksi terhadap umpan James Hill dengan tendangan sliding yang mengenai tiang.
David Brooks hampir menambah keunggulan menjelang akhir namun tembakannya juga mengenai tiang gawang.
Untuk memberikan apresiasi yang layak tim Guardiola memang mengakhiri laga dengan menyamakan skor melalui sundulan Haaland yang menyentuh tiang tapi gol kedua tak kunjung datang dan perayaan pun dimulai di Emirates.
Poin yang diraih City kalah penting dibandingkan konteks lebih luas soal perebutan gelar yang kini telah mereka lepaskan dan debu akan mereda setelah musim yang penuh pasang surut bagi tim yang menang di dua kompetisi domestik tapi gagal di dua hadiah terbesar.
Sementara itu Bournemouth bisa bangga atas kemajuan luar biasa musim ini. Mereka kini tak terkalahkan dalam 17 laga Premier League dengan sembilan kemenangan dan delapan imbang serta dipastikan lolos ke Liga Europa UEFA minimal untuk musim depan.
Kualifikasi Liga Champions juga masih terbuka lebar dan hal itu akan membuat Iraola meninggalkan warisan abadi saat ia hengkang di akhir pekan ini.