Kemenangan Beruntun Barcelona Terhenti Saat Alaves Raih Kemenangan Mengejutkan untuk Keluar dari Zona Degradasi LaLiga

Kemenangan Beruntun Barcelona Terhenti Saat Alaves Raih Kemenangan Mengejutkan untuk Keluar dari Zona Degradasi LaLiga

Alaves memulai laga dengan agresif bukanlah hal yang mengejutkan, mengingat Barca telah mengunci gelar juara liga di pertandingan sebelumnya dan melakukan delapan perubahan pada susunan pemain utama mereka.

Ibrahim Diabate mendapatkan peluang pertama dalam pertandingan ini sejak menit pembuka, diikuti serangkaian peluang setengah-setengah bagi tim tamu. Namun, kualitas penyelesaian akhir sangat kurang dari kedua kubu, meskipun total sembilan upaya dilakukan hingga menit ke-30, tidak ada yang berhasil mengarah ke gawang.

Dengan Robert Lewandowski dan Marcus Rashford tampil kurang oke untuk raksasa Katalan, terlalu banyak waktu terbuang di lini tengah yang ramai, sehingga pertandingan menjadi kurang menarik untuk disaksikan.

Sebaliknya, tuan rumah membutuhkan ketiga poin untuk naik dari posisi tiga besar bawah, jadi urgensi mereka bisa dimaklumi, meski butuh hingga menjelang turun minum untuk mengalahkan Wojciech Szczesny, dengan Diabate menahan Marc Bernal sebelum volley brilian membuka skor.

Szczesny harus sigap lima menit setelah restart, karena sundulan keras ke bawah Diabate hampir saja masuk andai tidak ada penyelamatan dua tangan dari kiper asal Polandia itu.

Bagaimanapun, pertahanan lima bek dari Alaves menegaskan prioritas utama mereka, yaitu mencari clean sheet pertama dalam 21 laga.

Dengan 15 menit tersisa, Barca mulai mendominasi, karena mereka terus menekan tuan rumah ke wilayah sendiri. Namun, sekeras apa pun usaha mereka, tim Katalan gagal menembus barisan pertahanan yang luar biasa itu, dan hasilnya mengakhiri rekor 11 kemenangan beruntun di liga.

Sementara itu, kemenangan pertama Alaves atas tamu mereka dalam delapan tahun dan 18 pertemuan membuat mereka naik ke peringkat 15 dengan dua laga tersisa.