Kanada berhasil menyamakan kedudukan di laga pembuka Piala Dunia melawan Bosnia & Herzegovina
Setelah baru tiga menit berjalan, Bosnia mendapatkan peluang pertama lewat tendangan bebas yang mengarah ke Amar Memic, tetapi tendangannya dari jarak 12 yard melambung di atas mistar.
Jovo Lukic kemudian menyundul bola melebar, dan butuh waktu hingga menit ke-15 bagi Kanada untuk menciptakan peluang pertama mereka, yang datang dari pencetak gol terbanyak tim, Jonathan David. Namun, tembakan penyerang Juventus itu kurang bertenaga, memudahkan Nikola Vasilj untuk menyelamatkannya.
Kesempatan yang gagal itu berbuah petaka bagi anak asuh Jesse Marsch saat Bosnia memimpin pada menit ke-21. Dari tendangan sudut Ivan Basic, Sead Kolasinac menyundul bola ke tiang dekat, lalu Lukic dengan mudah menyundulnya masuk dari dekat garis gawang untuk gol senior pertamanya.
Kanada merespon dengan baik setelah tertinggal, namun kesulitan menciptakan peluang bersih meskipun mendapat banyak tendangan sudut.
Menjelang turun minum, peluang terbaik Kanada datang dari penyerang Villarreal, Tani Oluwaseyi. Ia sukses memutar badan melewati bek lawan, tetapi penyelesaian akhirnya kurang tenang. Hasilnya, tim asuhan Sergej Barbarez unggul 1-0 saat jeda.
Setelah restart, kedua tim saling bergantian menciptakan peluang.
Awalnya, Ermedin Demirovic melepaskan tembakan kilat yang nyaris mengecoh Maxime Crepeau. Tak lama, Vasilj dengan sigap menepis peluang Oluwaseyi setelah aksi individu memukau.
Kanada nyaris menyamakan skor lewat skema umpan-umpan pendek yang membawa Richie Laryea satu lawan satu dengan kiper. Ia berhasil melewati Vasilj, namun kapten Bosnia, Sead Kolasinac, dengan brilian menghalau bola yang menuju gawang ke mistar.
Bosnia kemudian menyerang balik, namun Demirovic gagal dalam duel satu lawan satu dengan Crepeau yang tampil gemilang.
Bersemangat berkat dukungan suporter tuan rumah di Toronto, Kanada terus menekan untuk menyamakan kedudukan. Namun, mereka kembali digagalkan oleh pembersihan bola di garis gawang pada menit ke-70. Nikola Katic dengan sigap menyapu sundulan Oluwaseyi tepat di garis gawang.
Memasuki 10 menit terakhir, Marsch memainkan Cyle Larin. Pemain Southampton itu langsung memberikan dampak. Memanfaatkan umpan cerdik dari Promise David yang juga baru masuk, Larin melepaskan tembakan akurat untuk menyamakan kedudukan, membuat tribun bergemuruh.
Akhirnya, tak satupun tim mampu mencetak gol penentu di bawah suhu panas yang menyengat di tepi Danau Ontario, sehingga hasil imbang pun menjadi akhir yang adil.
Terlepas dari itu, pertandingan ini menjadi momen bersejarah bagi Kanada dalam berbagai aspek. Hasil imbang ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Kanada menjadi sembilan laga, sementara Bosnia mencatat hasil seri keenam berturut-turut dalam waktu normal.
Kedua tim akan bertolak ke barat untuk laga grup kedua pada Kamis. Kanada akan berhadapan dengan Qatar di Vancouver, sementara Bosnia akan melawan Swiss di Los Angeles.
Pemain Terbaik versi Flashscore: Nikola Katic (Bosnia dan Herzegovina)
Klik di sini untuk informasi lebih lanjut tentang pertandingan