Kami Tunjukkan Kesiapan: Kapten AS Tim Ream Puji Intensitas Tim Setelah Start Gemilang

Kami Tunjukkan Kesiapan: Kapten AS Tim Ream Puji Intensitas Tim Setelah Start Gemilang

Tim AS telah menjalani tiga minggu bersama pelatih Mauricio Pochettino sejak berkumpul untuk laga uji coba pramusim. Persiapan meningkat pesat akhir pekan lalu saat mereka tiba di kamp basis di California.

Namun pemain dan staf AS tetap bersikap santai di hadapan media selama persiapan meskipun memiliki ekspektasi tinggi dan pengawasan ketat sebagai tuan rumah bersama dengan Meksiko dan Kanada.

Namun Ream mengakui ketegangan lebih tinggi di belakang layar, dan menegaskan bahwa semangat yang sama terbukti penting saat mereka mengalahkan Paraguay dengan mudah pada Jumat malam.

"Kami sudah bersama hampir tiga minggu, dan latihan sangat intens. Ada beberapa momen tegang di antara kami," ujar Ream.

"Itu adalah tanda bahwa para pemain siap untuk beraksi, siap memberikan yang terbaik, dan kami membuktikannya sejak menit awal" kemenangan melawan Paraguay, katanya.

Ream tidak merinci sifat "momen" tegang tersebut, namun mengatakan saat timnya turun ke lapangan di hadapan 70.000 penggemar, "Saya tidak perlu bicara banyak hari ini. Kita biarkan saja."

'Kami Sangat Butuh'

Kemenangan telak ini menempatkan AS dalam posisi kuat untuk lolos dari Grup D, dengan pertandingan melawan Australia pada Jumat dan Turki pekan depan masih akan datang.

Dalam konferensi pers usai pertandingan, Pochettino menekankan pentingnya memiliki skuad penuh 26 pemain bersama untuk periode latihan yang lebih panjang.

Ini adalah kemewahan yang jarang ia dapatkan sejak mengambil alih jabatan hampir dua tahun lalu.

"Setahun lalu kami sangat ingin bekerja dengan seluruh tim, tetapi tidak memiliki kesempatan," ujar Pochettino.

"Karena kami tahu betul bahwa jika Anda memiliki kesempatan bekerja tiga atau empat minggu dengan seluruh kelompok yang Anda percaya bisa mencapai Piala Dunia, hal-hal seperti ini bisa terjadi, bukan?"

Sejak Pochettino mengambil peran tim nasional pada tahun 2024, pemain harus menyeimbangkan komitmen klub dan pulih dari cedera, sementara beberapa pemain kunci, termasuk Christian Pulisic, memilih untuk beristirahat selama Piala Emas musim panas lalu.

"Mereka perlu mengenal kami, kami perlu mengenal mereka, untuk memahami apa yang kami harapkan dari mereka. Ketika Anda hanya punya beberapa hari untuk berkumpul dan bermain, Anda hanya memilih pemain, tetapi tidak bisa melatih pemain," ujar Pochettino.

Kemenangan tersebut ditonton 16 juta orang di Fox, sebuah rekor untuk pertandingan sepak bola AS di televisi berbahasa Inggris.

Hal ini memicu lonjakan harga tiket untuk pertandingan AS mendatang, dan membuat beberapa penggemar serta pengamat bertanya-tanya apakah tim mereka bisa menjuarai turnamen ini.

Meski tidak sampai sejauh itu dalam pernyataannya, gelandang Weston McKennie mengatakan timnya tidak berniat membiarkan intensitas itu menurun.

"Ini adalah sesuatu yang tidak ingin kami rayakan berlebihan. Karena kami ingin ini menjadi standar bagi kami, dan ekspektasi normal yang kami tetapkan untuk diri sendiri," ujarnya.

Ream menambahkan: "Mudah melakukannya dalam satu pertandingan, lalu Anda harus membuktikannya lagi di pertandingan berikutnya. Dan kemudian pertandingan berikutnya."