Kaizer Chiefs incar catatan terbaik selama tujuh tahun tapi Magesi FC yang terdesak menghalangi langkah mereka
Namun ada tanda tanda kebangkitan bagi Magesi dalam beberapa pertandingan terakhir dan pelatih mereka Allan Freese adalah sosok berpengalaman yang licik. Chiefs pasti mengharapkan kemenangan tapi pertemuan ini tidak akan mudah.
Berikut adalah poin poin pembicaraan menjelang satu satunya laga liga pertengahan pekan ini.
Lima kemenangan beruntun?
Chiefs bisa meraih kemenangan kelima beruntun di liga untuk pertama kalinya sejak mereka memenangkan delapan berturut turut di musim 2019/20 di bawah Ernst Middendorp.
Ini merupakan perubahan form yang mengejutkan bagi tim tersebut mengingat mereka sempat kalah tiga kali berturut turut sebelum rangkaian sukses saat ini.
Mereka bahkan belum sekalipun imbang dalam sembilan pertandingan terakhir (M6 K3) sejak hasil seri 0 0 melawan TS Galaxy pada awal Desember. Jika dihitung untuk semua kompetisi maka menjadi 14 laga (M9 S5).
Rangkaian ini dibangun atas pertahanan yang kokoh dengan hanya kebobolan sekali dalam empat laga dan mencetak delapan gol.
Gol gol yang mereka cetak itu menyumbang sepertiga dari total gol musim ini di liga setelah sebelumnya hanya mencetak 16 gol dalam 18 pertandingan lainnya.
Peluang besar Magesi
Perhatian tertuju pada Chiefs tapi Magesi punya motivasi besar yang menggiurkan.
Dulu terpuruk di dasar klasemen kini mereka bisa naik keluar dari dua posisi bawah dengan kemenangan dan menempati posisi aman ke 14.
Sekarang tampaknya Magesi (23 laga 17 poin -15 selisih gol) Orbit College (24 laga 19 poin -22 selisih gol) dan Marumo Gallants (24 laga 19 poin -17 selisih gol) yang bersaing untuk posisi degradasi langsung dan playoff.
Meski berada di dasar dengan hanya tiga kemenangan dalam 23 laga Magesi punya selisih gol lebih baik daripada kedua rivalnya. Bahkan mereka kebobolan lebih sedikit (31) dibanding tim mana pun di lima besar bawah.
Tiga kemenangan musim ini semuanya diraih di kandang lawan Siwelele (2 0) TS Galaxy (2 1) dan Marumo Gallants (3 0) pada pekan lalu.
Seri tandang
Cara aneh jadwal musim ini membuat ini menjadi awal tujuh laga tandang beruntun bagi Chiefs. Mereka tidak bermain di kandang lagi hingga laga terakhir musim pada 23 Mei. Sungguh aneh sekali.
Chiefs tampil baik di laga tandang dengan memenangkan lima dari delapan pertandingan sejauh ini (S2 K1) dan hanya kebobolan dua gol selama itu. Satu kekalahan tunggal terjadi di Richards Bay pada awal Maret.
Hanya Orlando Pirates (2.25 poin) yang rata rata poin tandangnya lebih tinggi musim ini daripada Chiefs (2.13).
Magesi kejar sejarah
Samplenya kecil tapi Magesi akan berusaha meraih kemenangan pertama kalinya melawan Chiefs pada hari Rabu.
Mereka sudah bertemu tiga kali dengan Chiefs menang dua kali dan satu imbang. AmaKhosi meraih kemenangan di dua pertemuan terakhir termasuk laga balik musim ini yang dimainkan di Durban.
Gol Chiefs sebagian besar dari pemain mudanya. Mdu Shabalala (22) mencetak dua gol dalam imbang 2 2 musim lalu sementara Wandile Duba (21) dan Mfundo Vilakazi (20) mencetak gol dalam kemenangan 2 0 di Durban. Ashley du Preez (28) adalah pencetak gol lainnya dalam kemenangan 1 0.
Magesi sempat unggul dua gol dalam imbang 2 2 itu hingga menit ke 77 ketika dua gol dalam semenit dari Shabalala menyamakan kedudukan untuk Chiefs.
Sinar terang Silva
Flavio Silva mengakhiri paceklik lima laga tanpa gol saat mencetak gol lawan TS Galaxy pada Minggu.
Sekarang ia punya enam gol di Betway Premiership terbanyak oleh pemain Chiefs dan tentu ingin mencapai dua digit akhir musim dengan adanya sorotan pada posisinya.
Ia punya delapan gol dalam 24 penampilan di semua kompetisi atau satu gol setiap 154 menit yang cukup baik tapi belum memadai untuk penyerang utama di klub seperti Chiefs.
Silva punya satu tahun lagi kontrak setelah musim ini dengan opsi perpanjangan satu musim lagi tapi bobot golnya akan menentukan apakah klub itu melakukannya.