Juventus Gagal Masuk Empat Besar setelah Torino Comeback di Derby

Juventus Gagal Masuk Empat Besar setelah Torino Comeback di Derby

Setelah penundaan kick-off selama satu jam, kedua tim butuh waktu untuk menemukan ritme. Meski pertukaran serangan di awal cukup sengit, peluang jelas masih sulit tercipta.

Peluang pertama yang signifikan datang untuk Juventus saat sepak pojok dalam melambung hingga ke Federico Gatti. Namun dengan waktu reaksi yang minim dan pantulan bola yang tinggi, ia hanya bisa membuang bola melewati mistar dari jarak dekat.

Meski gagal, momen itu sepertinya membangkitkan semangat tim tamu. Mereka kemudian unggul di pertengahan babak pertama.

Gol tercipta dari aksi gemilang Khephren Thuram yang menusuk ke tepi kotak penalti. Ia lalu mengirim umpan kepada Dusan Vlahovic. Vlahovic mengontrol bola sejenak untuk menenangkan diri sebelum melepaskan tembakan yang mengenai pemain lawan dan mengecoh Alberto Paleari.

Torino tak mampu melepaskan tembakan tepat sasaran selama babak pertama. Namun mereka tampil lebih agresif setelah jeda, menghadapi Juventus yang saat istirahat sudah tahu hasil pertandingan lain akan membuat mereka tetap di luar zona empat besar terlepas dari hasil laga ini.

Namun mereka tak mampu menyamakan kedudukan dengan cepat. Justru defisit gol mereka bertambah pada menit ke-54. Vlahovic kembali tampil klinis. Kali ini ia menyelesaikan umpan terobosan Francisco Conceicao dengan tembakan pertama yang akurat ke sudut gawang Paleari.

Beruntung bagi Torino, mereka membalas pada menit ke-60 untuk menjaga pertandingan tetap hidup.

Sepak pojok Rafa Obrador yang melengkung disambut sundulan keras Cesare Casadei. Bola lolos dari jangkauan bek tamu sebelum menemukan pojok gawang.

Pertahanan yang ceroboh dalam situasi bola mati menjadi masalah bagi Bianconeri sepanjang laga. Mereka kembali kecolongan enam menit sebelum waktu normal berakhir, saat Mattia Perin menepis sundulan Casadei dari sudut, namun tak mampu menghentikan tendangan voli Che Adams yang memanfaatkan bola rebound.

Torino terus menekan di menit-menit akhir namun gagal mencetak gol kemenangan. Mereka nyaris kecolongan saat Emil Holm melepaskan tembakan jarak jauh yang memaksa Paleari melakukan penyelamatan akrobatik.

Hasil ini mengakhiri musim yang mengecewakan bagi Juventus. Mereka harus puas di posisi kelima dan bermain di Liga Europa. Torino melompati Parma ke peringkat 12, mengakhiri musim dengan catatan positif berkat comeback yang dramatis.