Gol menit akhir membawa Hull mengalahkan Middlesbrough di final play-off dan promosi ke Premier League
Segala sesuatu yang dipertaruhkan dan drama di luar lapangan yang mengejutkan sebelum laga ini membuat tidak heran jika awal pertandingan sangat berhati-hati.
Kedua tim kesulitan menciptakan ancaman serangan. Tendangan Aidan Morris dari jarak 20 yard yang melenceng jauh dari gawang menjadi gambaran 15 menit awal.
Permainan mulai sedikit meregang. Sundulan jarak dekat David Strelec melambung di atas mistar, dan Sol Brynn baru pertama kali melakukan penyelamatan setelah sundulan Lewie Coyle di menit ke-24.
Menjelang turun minum, Hull nyaris memecah kebuntuan. Sundulan Oli McBurnie dari dalam kotak penalti membentur mistar gawang.
Segera setelah itu, dari sisi lain, Strelec gagal memanfaatkan posisi bagus dengan tembakan melebar. Babak pertama memang membosankan, namun aksi menjelang istirahat memberikan harapan babak kedua yang seru.
Setiap pemain merasakan beban siapa yang akan mencetak gol pertama seiring waktu babak kedua berjalan. Ketegangan semakin meningkat karena kedua pertahanan tampil unggul.
Pada titik ini, peluang emas sudah tidak ada lagi. Kecemasan tampak jelas di seluruh stadion.
Kurang dari 10 menit waktu normal tersisa, pemain pengganti Joe Gelhardt sukses mendapatkan posisi bagus di kotak penalti, tetapi tembakan berputarnya meleset, membuat lega pendukung Boro.
Namun, ketika semua orang bersiap menuju perpanjangan waktu, McBurnie menciptakan drama play-off klasik dengan berada di posisi yang tepat pada waktu yang tepat untuk mencetak gol di menit ke-95, memberi Hull keunggulan yang krusial.
Sejak saat itu, The Tigers mengatur sisa waktu tambahan dengan cermat untuk memastikan kemenangan dramatis dan membuat para penggemar bergembira.
Kendati finis tujuh poin di bawah Boro, Hull yang akan kembali ke kasta tertinggi sepak bola Inggris, sedangkan Middlesbrough harus menerima kenyataan bermain satu musim lagi di Championship.