Gelandang Aarhus asal Norwegia kira kariernya sudah tamat didiagnosis sklerosis multipel

Gelandang Aarhus asal Norwegia kira kariernya sudah tamat didiagnosis sklerosis multipel

Ketakutan itu dimulai bagi gelandang berbakat ini pada Februari lalu sepenuhnya tanpa peringatan. Suatu pagi dia terbangun dan sadar penglihatannya di mata kiri hampir hilang. "Semua tampak gelap dan kabur. Saya kehilangan sekitar enam puluh persen penglihatan saya. Awalnya saya coba sembunyikan tapi saat tak bisa memukul bola sama sekali dalam permainan tenis meja usai latihan saya tahu ada yang sangat salah," Solbakken ceritakan secara terbuka pada TV 2.no. Kemudian dia segera periksa ke dokter dan lakukan MRI otak. Hasilnya tunjukkan peradangan saraf optik terkait sklerosis multipel.

Respons terhadap berita tak terduga itu penuh keputusasaan. Putra pelatih timnas Norwegia Stale Solbakken tentu khawatir pada hal terburuk. "Saya akui saat mereka sampaikan saya meringkuk di sofa rumah menangis. Saya ketakutan dan pikir karier sepak bola saya benar benar berakhir," ungkap pria 25 tahun itu. Keadaan begitu berat secara mental baginya hingga dia tak sanggup beri tahu orang tuanya selama beberapa hari.

Berita buruk itu jelas menyentak seluruh keluarga. Ayahnya Stale mengaku hari hari penuh tes medis sangat melelahkan dan dipenuhi ketakutan. Namun dia juga puji keteguhan hati putranya. "Itu situasi luar biasa bagi kami. Tapi Markus memang istimewa. Tak sekali pun dia hubungi saya untuk bilang tak tahan lagi. Sikap positifnya sangat berharga di saat sulit ini," kata pelatih Norwegia yang emosional itu.

Meski diagnosis serius untungnya ada harapan di ujung terowongan bagi pesepakbola berbakat ini. Solbakken belum ikut pertandingan kompetitif saat ini karena penglihatannya masih memburuk saat detak jantung tinggi tapi dia sudah latihan penuh bersama tim.

Selain itu dokter beri lampu hijau untuk lanjutkan karier profesionalnya dengan katakan saraf optiknya seharusnya pulih sepenuhnya. "Ini tak akan ganggu karier saya. Dokter bilang saya bisa terus main sepak bola. Saya siap untuk musim depan," dia nyatakan dengan yakin.