Cedera bahu serius memaksa Schmeichel mengakhiri karier gemilangnya

Cedera bahu serius memaksa Schmeichel mengakhiri karier gemilangnya

Penjaga gawang tim nasional yang sudah lama bermain ini mengumumkan keputusannya dalam wawancara dengan TV2 Sport. Kariernya akan resmi berakhir saat kontraknya bersama klub tradisional Skotlandia Celtic habis pada musim panas ini.

"Saya sudah banyak memikirkannya, tetapi saya yakin sekarang adalah waktu yang tepat", ujar Schmeichel dalam wawancara tersebut. Pada bulan Maret lalu, kiper berusia 39 tahun itu mengatakan bahwa ia mungkin telah memainkan pertandingan sepak bola terakhirnya akibat cedera bahu.

Sejak itu ia berkonsultasi dengan berbagai ahli bedah dan pakar mengenai cedera tersebut. Mereka memberitahunya bahwa ia tidak boleh berharap untuk kembali ke lapangan dan bermain sepak bola level tertinggi, kata Schmeichel.

Penjaga gawang utama tim nasional selama bertahun-tahun ini tidak tampil untuk Celtic sejak 22 Februari. Ia juga tidak tersedia saat tim nasional sepak bola Denmark berkumpul pada bulan Maret untuk pertandingan play-off Piala Dunia.

Saat itu, ia menekankan bahwa itu bukan perpisahan terakhir dengan tim nasional. Namun sekarang ia mengatakan bahwa pada bulan Maret, ia tidak menyadari betapa parah kondisi bahunya.

Cedera bahu pertama kali dialami Schmeichel dalam pertandingan melawan Portugal tahun lalu. Ia kembali cedera pada bulan Februari. Dalam wawancara dengan media Amerika CBS Sports, Schmeichel menjelaskan bahwa cedera bahunya semakin rumit karena ia juga mengalami kerusakan pada bisepnya.

Selain Celtic, Schmeichel pernah bermain untuk klub-klub seperti Anderlecht, Nice, dan Leicester.

Pada tahun 2016, ia memenangkan gelar Liga Premier Inggris bersama Leicester, dan pada tahun 2021, ia berjaya di Piala FA bersama tim yang sama.

Ia juga dua kali memenangkan kejuaraan Skotlandia selama di Celtic, terbaru musim ini. Schmeichel telah tampil 120 kali untuk Denmark.